Batam

Warga Binaan Lapas Batam Panen Ikan Air Tawar 500 Kilogram

Panen ikan air tawar di Lapas Kelas II A Batam. Foto: jho

BATAM, POSMETRO.CO: Ikan air tawar hasil ternak warga binaan Lapas Kelas II A Batam, Kecamatan Sagulung kembali dipanen. Ikan yang terdiri dari ikan gurame, nila dan lele ini mencapai bobot 500 kilogram sekali panen.

“Ini murni hasil ternak warga binaan, sebab mereka dibekali ilmu kemandirian oleh petugas Lapas,” ucap Kepala Lapas Kelas II A Batam, Mishbahuddin.

Mishbahuddin mengatakan, beberapa hari lalu warga binaan telah panen hasil pertanian. Hal ini menunjukkan bahwa warga binaan selalu produktivitas serta terus mengembangkan potensi yang mereka miliki.

“Pahen hasil pertanian sudah, sekarang panen ikan. Hasil panen ini membuat saya bangga, sebab warga binaan selalu kreatifitas,” ungkapnya.

Mishbahuddin melanjutkan, ikan yang dipanen ini sudah dibudidayakan sejak 8 bulan lalu. Bobot ikan per ekornya mencapai 8 ons hingga 1 kilogram dan memiliki harga jual sekitar Rp 48.000 hingga Rp 50.000 per kilogram.

“Hasil budi daya ikan ini untuk memenuhi kebutuhan di ruang lingkup Lapas, kita jual kepada konsumen yang sudah berlangganan dengan kita,” tuturnya.

Mishbahuddin menerangkan, lokasi budi daya ikan ini berada di bagian luar tembok Lapas. Kolam ini pun memanfaatkan lahan seluas 10 meter x 120 meter. Hasil budi daya ikan ini sangat menjanjikan, sehingga kedepannya warga binaan akan melakukan budidaya ikan dengan cara profesional.

“Setelah melihat hasilnya, maka budi daya ikan ini perlu ditingkatkan lagi, sehingga potensi yang dimiliki warga binaan bisa dikembangkan,” jelasnya.

Jika budi daya ikan air tawar ini sudah berkembang, maka Lapas akan bekerja sama dengan pihak ketiga dalam hal pengelolaannya.

“Semua potensi yang dimiliki warga binaan selama berada di dalam Lapas akan terus kami kembangkan, sehingga mereka memiliki bekal kelak keluar dari Lapas,” tutupnya.(jho)