Batam

Dibanding Pekan Lalu, Kini Prokes di Disdukcapil Sudah Ketat

Suasana pelayanan di Kantor Disdukcapil di Sekupang pekan lalu (atas) dan pelayanan terkini (bawah). (Posmetro.co/jho)

BATAM, POSMETRO.CO: Kantor Dinas Pendudukan dan Cacatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) di lokasi sangat ketat, Selasa (1/9).

Pengunjung harus duduk dengan jarak 1 meter lebih. Petugas dan warga juga sudah dibatasi dengan bilik plastik serta wajib memakai masker.

Selain itu, warga yang ingin masuk ke ruang pelayanan harus satu pintu, begitu juga dengan pengurus yang hendak keluar. Oleh krena itu, warga yang baru datang tidak akan berpapasan lagi dengan warga yang baru masuk.

“Seharusnya begini, semua jaga jarak. Jadi penularan virus corona(Covid-19) bisa dicegah,” ucap Frengki, seorang pengunjung.

Frengki menyebut, hal seperti ini membuat pengunjung Disduk merasa nyaman. Bahkan sudah ada tempat cuci tangan dan handsanitizer serta bangku diberi pembatas tanda X.

“Kita harap supaya protokol kesehatan seperti ini terus di tingkatkan, sebab ini layanan publik yang akan dikunjungi ribuan warga Batam,” ujarnya.

Pemandangan tersebut berbeda dengan minggu lalu, protokol kesehatan di Disdukcapil, kurang maksimal. Para pengunjung di layanan publik itu selalu berdesak-desakan. Petugas dan warga pun tidak lagi menjaga jarak.

Leo, petugas yang ditemui di lokasi, Selasa, menyebut, pelaksanan protokol kesehatan ini dilakukan, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Ia pun selalu menegaskan kepada pengunjung agar tetap pakai masker selama mengurus dokumen di kantor Disduk.

“Bilik plastik pembatas di bagian depan memang baru di buat beberapa hari lalu. Sementara tanda silang di bangku sudah lama di buat,” ucapnya.

Leo melanjutkan, warga yang ingin mengurus dokumen harus masuk melalui pintu kanan kantor. Dan jika ingin keluar, maka diarahkan lewat pintu kiri kantor. Itu semua untuk mengatisipasi kerumunan pengunjung.

“Jadi warga yang ingin masuk tidak akan berpapasan dengan pengurus yang baru keluar, ini sudah aturan di sini,” tutupnya.

Pantauan di lokasi, pengunjung banyak terlihat berdiri. Sebab di bagian bangku sudah diberi tanda silang. Satu bangku dengan panjang sekitar 2 meter hanya bisa diduduki 2 orang pengunjung.(jho)