Batam

Tinggal Lima Hari Lagi Program Naik Daya Gratis bright PLN Berakhir

BATAM, POSMETRO.CO : Hanya tinggal lima hari saja atau tepatnya tanggal 31 Agustus 2020, Program Gebyar GRANADA (Gratis Naik Daya) dari bright PLN Batam berakhir.

GRANADA merupakan salah satu program untuk pelanggan bright PLN Batam, dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke 75 pada 17 Agustus 2020.

“Program ini diberikan bagi pelanggan yang akan menambah daya listrik, untuk rumah tangga, bisnis, industri dan Pemerintah Tegangan Rendah (TR),” ungkap Vice President of Public Relation bright PLN Batam, Samsul Bahri, Rabu (25/8) siang.

Untuk diketahui, program GRANADA berlaku kepada pelanggan Rumah Tangga (R), pelanggan bisnis (B) Industri (I) dan Pemerintah (P) dari daya 450 VA sampai dengan daya 197 kVA.

Diharapkan, adanya program ini memudahkan pelanggan mendapatkan tambahan daya listrik dan memenuhi kebutuhan listrik di saat pandemi Covid-19.

Adanya program GRANADA pelanggan dibebaskan dari Biaya Penyambungan (BP), namun dikenakan penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL).

UJL tersebut merupakan jaminan atas pemakaian daya dan energi listrik, selama menjadi pelanggan PT PLN Batam dan apabila pelanggan tersebut berhenti akan dikembalikan.

“Mengingat banyaknya permintaan masyarakat pelanggan bright PLN Batam yang ingin naik daya, tapi terkendala biaya penyambungan makanya kita gelar kembali program GRANADA,” jelas Samsul.

Bagi calon pelanggan yang ingin mendapatkan tambah daya gratis ini, dapat menghubungi Contact Centre bright PLN Batam Telepon atau Handphone 0778123 atau 123 atau datang langsung ke Kantor Pelayanan bright PLN Batam terdekat dengan kediamannya.

Syaratnya membawa fotokopi identitas diri dan struk pembayaran rekening listrik terakhir dan fotokopi kepemilikan rumah atau persil.

Persyaratan lain yang harus dipenuhi pelanggan diantaranya; sudah melunasi seluruh kewajiban, tidak ada perubahan instalasi dari 1 phasa ke 3 phasa.

Tagihan rekening listrik pelanggan akan dikenakan tarif listrik reguler sesuai dengan Pergub No 21 Tahun 2017 dengan menggunakan kWh meter pascabayar.(adv/red)