Batam

Fakta Jembatan II Barelang

Jembatan II Barelang. (Posmetro.co/dok)

BATAM, POSMETRO.CO: Jembatan II Barelang yang dinamai Nara Singa II merupakan jembatan Balance Cantilever Box Gierder, Single Box terpanjang di Indonesia. Yaitu 420 meter dan lebar 18 meter yang menghubungkan Pulau Tonton – Nipah.

Jembatan ini memiliki ketinggian box bervariasi dari 9 meter pada pilar utama sampai dengan 4 meter di tengah bentang. Yang terdiri dari dua jalur yang dipisahkan oleh median dan setiap jalur memiliki dua lajur yang dilengkapi dengan trotoar selebar 2,1 meter pada setiap pinggir jembatan untuk para pejalan kaki.

Pondasi abutment (pangkal jembatan) terdiri dari dua tipe, yaitu pondasi dangkal dan pondasi Bored Pile. Data teknis lain bahwa jembatan ini memiliki panjang bentang utama 160 meter dengan ruang bebas vertikal setinggi 15 meter dari permukaan air surut. Lebar perkerasan jalan adalah 2×6,6 meter dengan jalur empat lajur.

Kontraktor pelaksananya adalah PT Hutama Karya dan subkontraktornya terdiri dari dua perusahaan, yaitu PT Ballast Indonesia dan PT VSL Indonesia, manajemen konstruksinya dikerjakan oleh PT Profes Cipta Wahana Teknik.

Secara keseluruhan, pelaksanaa pekerjaan pembuatan Jembatan II adalah selama 1.305 hari dan selesai pada tanggal 31 Mei 1997. Selama proses pembangunannya, jumlah tenaga kerja yang terlibat masing-masing adalah sarjana (enginner) sebanyak 9 orang, tenaga menengah 16 orang, dan pekerja sebanyak 216 orang.

Pengembangan Pulau Nipah direncanakan sebagai kawasan suaka alam, pelestarian alam, cagar alam dan ilmu pengetahuan. Nara Singa II adalah seorang Panglima Raja Indragiri Hulu. Namanya diabadikan sebagai nama Jembatan II.(adv)