Kepri Jaya

Isdianto Resmikan Kampung Wakaf Bintan

Tekad Gubernur Tingkatkan Komoditas Pertanian

Gubernur Kepulauan Riau, H Isdianto meresmikan Kampung Wakaf Bintan yang berlokasi di Jalan Lintas Barat Km 17,5, Bintan, Minggu (16/8). (Posmetro.co/ist)

KEPRI, POSMETRO.CO: Gubernur Kepulauan Riau, H Isdianto meresmikan Kampung Wakaf Bintan yang berlokasi di Jalan Lintas Barat Km 17,5, Bintan, Minggu (16/8). Peresmian itu ditandai dengan pemotongan pita di gerbang kedatangan, juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Wakaf Bintan.

Isdianto mengucapkan terimakasih atas nama Pemerintah Provinsi Kepri kepada Kesultanan Bintan Darul Masyhur atas inisiasi acara ini. Keberadaan kampung wakaf menurut Isdianto akan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.

Harapan Isdianto tentu bukan tanpa alasan, karna didalam kampung ini adalah salah satu wadah yakni pasar wakaf yang bergerak di bidang pertanian.

“Tentu keberadaan pasar wakaf nantinya, para petani dapat lebih sejahtera, masyarakat pun akan mendapatkan manfaat dari hasilnya,” kata Isdianto.

Kampung Wakaf sendiri di isi dengan sejumlah fasilitas, antara lain: Pasar Wakaf, Musholla, Klinik Thibun Nabawi, Kebun Organik, Kedai Kopi dan Restoran, Taman Bermain, Kebun Binatang Mini dan Rumah Singgah.

Untuk itu, Isdianto atas nama Pemerintah melalui BUMD akan mengakomodir dengan kampung wakaf bintan sehingga dapat diberikan kemudahan untuk masyarakat, harga terjangkau serta dapat dijual ke luar Kepri.

“Jadi Jangan asal tanam saja tapi hasilnya dapat benar-benar dirasakan. Manfaat besar dirasakan masyarakat salah satunya tentu terdapat kemudahan untuk masyarakat dalam ikuti berpratisipasi.,” lanjutnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Bintan Darul Masyhur Huzrin Hood mengatakan lahan seluas dua Hektar baru saja diserahkan kepada yayasan, tidak hanya itu ada juga kawasan yang diwakafkan di Tembeling seluas 4 Hektar.

Selain itu, pembangunan Pasar Wakaf diharapkan Huzrin nantinya menjadi tempat pengumpul usaha sayur dan menanam langsung sehingga dapat membantu para petani mendapatkan harga yang layak.(adv)