Batam

DPD Pospera Kepri Siap Kawal Kasus Kematian Otong

Hazhary

BATAM, POSMETRO.CO : Kasus warga Belakangpadang Hendri Alfred Bakery alias Otong, terduga Kasus Narkotika jenis sabu yang meninggal saat pemeriksaan oleh SatresNarkoba pada Sabtu, (8/8/2020), menarik perhatian banyak kalangan.

Salah satunya Ketua DPD Pospera Kepri, Hazhary yang merupakan yang juga merupakan Putera Belakangpadang.

Selasa (11/8) sore, Hazhary yang baru pulang dari Jakarta langsung mengunjungi kampung halamannya Belakangpadang.

Sesampainya di Belakangpadang, Hazhary beserta Pengurus DPD Pospera Prov Kepri, disambut pihak keluarga korban. Bersama anggotanya, Hazharyberjanji akan membantu mengawal seluruh proses terkait kematian korban sampai tuntas.

“Hukum harus berlaku untuk semuanya, tidak terkecuali kepada oknum yang terlibat terkait meninggalnya korban, sampai saat ini kita akan percayakan kepada institusi Polri untuk mengungkap persoalan tersebut, untuk mengusut siapapun pihak yang terlibat, kita percaya Polri akan melakukan penindakan tegas kepada siapapun oknum yang terlibat atas hilangnya nyawa korban,” jelas Hazhary.

Ia berpesan kepada keluarga almarhum, agar tetap sabar dalam menghadapi musibah, jangan pernah merasa sendiri, Almarhum orang baik, Keluarga besar Pospera Kepri dan seluruh Rakyat akan teus mengawal persoalan ini hingga tuntas.

“Dalam waktu dekat kita akan membawa keluarga korban untuk bersilaturahmi bersama Propam Polda Kepri, Kapolda dan Kapolres Batam, Kasat Reskrim bahkan Kasat Narkoba Batam, persoalan ini harus menjadi atensi bersama untuk diselesaikan secepatnya oleh pihak Polri,” tegas Hazhary.

“Saya sudah intruksikan kepada PAC Pospera Belakangpadang, untuk memberikan support dan pengawalan kepada keluarga korban hingga persoalan ini tuntas,” tambah Hazhary.

Disebutkan juga oleh Hazhary, saat pertemuan itu juga, Mega Silvia Bakery yang merupakan adik dan perwakilan dari keluarga korban mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan memberikan spirit serta dukungan.

“Kami ucapkan terima kasih atas nama keluarga, kepada DPD Pospera Kepri dan bang Hazhary yang juga putera daerah Belakangpadang, yang telah berbelasungkawa dan bersedia mendampingi saya dan keluarga untuk menyelesaikan persoalan ini, semoga persoalan ini segera menemukan titik terang agar tidak ada lagi rasa kecewa kami yang mendalam dari pihak keluarga, dan tidak ada lagi pemuda Belakangpadang bahkan dimanapun yang bernasib sama seperti abang saya kedepannya,” tutur Azhary menirukan ungkapan Mega.(dye)