Lingga

Lantik 140 Pejabat, Bupati Lingga Berpesan Begini

Barat Bupati Lingga H. Alias Wello melantik dan mengambil sumpah janji 140 jabatan tinggi pratama administrator dan pengawas, Selasa (4/8). (Posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Di Dataran Embung Bukit Tumang, Singkep Barat Bupati Lingga H. Alias Wello melantik dan mengambil sumpah janji 140 jabatan tinggi pratama administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga, Selasa (4/8).

Di hadapan eselon yang dilantik, Bupati Lingga mengatakan, pelantikan merupakan komitmen dalam melaksanakan fungsi pemerintahan supaya dapat berjalan sesuai dengan kinerja yang diharapkan.

Permohonan ini kata dia, sifatnya menyesuaikan dengan SOTK yang disepakati bersama dengan DPRD beberapa waktu yang lalu. Cuma pelaksanaannya terlambat, sebab daerah harus patuh dan taat atas regulasi-regulasi yang di keluarkan pemerintah menyangkut mutasi jabatan dalam melaksanakan pilkada serentak tahun 2020.

“Jadi, dari beberapa usulan kita ada yang diluluskan. Ini menyikapi SK persetujuan yang di berikan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri),” ungkap Alias Wello.

Dia mengaku, Minggu lalu, pihaknya juga mengajukan pengusulan untuk penyesuaian-penyesuaian baru terhadap posisi yang harus dilaksanakan.

“Alahamdulillah, kesempatan kali ini tidak seperti yang sudah-sudah, ada pergeseran-pergeseran dan ada posisi-posisi terpending, ada yang dapat dipromosikan. Pastinya tidak ada posisi yang kosong,” paparnya.

Menurut Alias Wello, pelantikan ini juga merupakan komitmen bersama dalam mengisi SDM yang betul-betul, mudah-mudahan melalui pelantikan sesuai dengan SOTK dapat memajukan kinerja untuk lebih maksimal bagi daerah dan masyarakat.

“Sudah saya ingatkan berkali-kali, dalam suasana pandemi Covid-19, tidak mengurangi kinerja kita, baik tanggung jawab yang sudah diamanahkan sesuai dengan SK yang diberikan. Saya yakin, atas kerjasama dan koordinasi yang baik komitmen yang kuat semua dapat dioptimalkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa AWe juga menyampaikan, kalau daerah sudah mulai memasuki pembahasan APBD-P, sekarang sudah masuk ke DPRD Lingga untuk dikomunikasikan pada Senin depan.

“Saya harap ada waktu beberapa hari ini, kita melakukan penyesuaian yang telah disiapkan oleh TAPD. Saya menyadari dengan keterbatasan anggaran yang mana APBD seharusnya Rp 1,1 triliun, tapi dengan adanya musibah nasional Covid-19, sebagian dana baik dari DAK dan sebagiannya ditarik oleh pusat,” sebut Alias Wello.

Akibat ditarik oleh pusat, sambung dia, dari anggaran Rp 1,1 triliun tersebut tersisa Rp 900 miliar lebih. Tapi dia yakin di suatu kondisi nanti dana yang ditarik tersebut kembali bila situasi kembali normal.

“Mari bersama-sama kita melakukan penghematan atau efisiensi di anggaran yang tersedia. Kita juga dituntut untuk mengevaluasi kembali program-program yang telah kita sahkan bersama,” ajaknya.

Pengakuannya lagi, tahun ini akan dilakukan penundaan pekerjaan atau tidak dapat dilaksanakan tahun ini, tapi dia yakin akan dilaksanakan pada tahun berikutnya.

AWe mengaku dan berpesan, banyak keluhan-keluhan disampaikan pada dirinya secara langsung oleh beberapa dinas dan camat, terkait pembangunan prioritas serta urgensi usulan yang disampaikan, namun masih ada waktu menjelang pembahasan APBD-P Senin depan.

Di hari itu, Bupati Lingga melantik 140 orang pejabat eselon II, III dan IV di Embung Bukit Tumang, sekitar pukul 16.00 WIB. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengisi pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga, yang dihadiri, Ketua DPRD, Wakil Bupati, FKPD Sekda, Asisten, Tenaga Ahli, OPD dan Tokoh Masyarakat setempat.(mrs)