Batam

Kawasan Agrowisata Marina Kembali Dibuka

Agrowisata Marina, Sei Temiang. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Warga Batam yang ingin hilangkan penat dengan bermain sambil bercocok tanam, silahkan berkunjung ke agrowisata Sei Temiang. Cukup bayar Rp 15 ribu untuk biaya masuk, pengunjung dapat menikmati agrowisata di sana.

Kawasan agrowisata Marina ini jadi tempat kunjungan wisata pendidikan bagi masyarakat umum, dunia Pendidikan dan wisatawan. Dengan berjalan kaki, puluhan pengunjung bisa mengelilingi Kawasan pertanian, peternakan Agrowisata Marina.

“Paket agrowisata ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk belajar bercocok tanam sambil bermain,” ujar Manajer Operasional Hunian, Gedung, Agribisnis dan Taman, Ristini pada Rabu (5/8).

Untuk perkebunan, Ristini menyebut, pengunjung dapat mengamati dan belajar aneka tanaman buah tropis untuk menambah wawasan. “Pengunjung dapat memetik sendiri buah yang matang di pohon dan menikmati sensasi rasa yang tiada duanya,” tutur Ristini.

Pohon buah sawo, sirsak, manga, belimbing madu, durian, jambu madu, kelengkeng, matoa, kedondong dan lainnya.

Untuk peternakan, pengunjung dapat melihat instalasi ternak dengan kapasitas untuk 300 ekor sapi. Ternak tersebut akan menjadi andalan mendukung penyediaan kebutuhan protein hewan (segar) dan kerjasama sewa kandang, tapak kandang baik ternak sapi maupun kambing.

Ada juga domba perah Etawa. Pengunjung dapat menikmati segarnya susu kambing Etawa dengan cara membeli di tempat dengan aneka rasa.

Selain itu, untuk mendukung dunia pertanian, kotoran hewan ternak pun tidak luput dimanfaatkan untuk diolah menjadi pupuk organik dengan bantuan fermentasi. “Pengunjungpun bisa membeli pupuk organik di sini,” tambahnya.

Yang lebih menarik, pengunjung dapat melihat jenis domba pedaging Morena dari peranakan Australia yang sangat menggemaskan.

Ristini melanjutkan, dalam rangka memberikan edukasi, anak sekolah yang berkunjung ke peternakan diajak untuk belajar memberi pakan hewan ternak dan melihat proses memerah susu kambing Etawa.

“Tentunya ini sungguh berkesan bagi anak-anak yang berkunjung,” katanya.

Sementara, di kawasan Pengembangan Perikanan, pengunjung dapat melihat, memancing bahkan dapat membeli ikan langsung di kolam pemeliharaan.

Kolam air tawar berisi ikan nila, gurami, lele dan patin. Memberi makan dan belajar memancing merupakan atraksi menarik dan menambah pengetahuan bagi anak dan orang tua.(adv)