Kriminal

Terkait Prostitusi Anak di Bawah Umur, Pihak Hotel dan Wisma Diperiksa

Kapolsek Batuaji saat mengamankan tersangka kasus prostitusi online. (Posmetro.co/dok)

BATAM, POSMETRO.CO: Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Theo menegaskan, ada belasan kasus prostitusi online yang sudah diungkap sejak 1 tahun terakhir. Biasanya para tersangka menggunakan android untuk melakukan aksi kejahatannya.

“Sudah banyak anak di bawah umur yang menjadi korban prostitusi online. Mirisnya, anak tersebut masih aktif di bangku sekolah,” ungkapnya, Senin (3/8).

Untuk kasus yang terakhir ini, lanjut Theo, pihaknya akan segera memanggil manajemen wisma dan hotel. Pengelola tempat inap itu harus bertanggungjawab, karena sengaja membiarkan anak di bawah umur untuk menginap dan melayani pria hidung belang.

“Setelah meminta keterangan dari para tersangka, unit Reskrim akan meminta keterangan dari pengelola wisma dan hotel,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Batuaji mengamankan dua pria dewasa pelaku eksploitasi anak. Pria berinisial RS (19) dan ML (21) ini terbukti menyediakan jasa seksual anak di bawah umur. Mirisnya lagi, korban tersebut masih aktif bersekolah.

Kapolsek Batuaji, Kompol Jun Chaidir mengatakan, penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat, tentang adanya aktifitas prostitusi di kawasan Mitra Mall, Batuaji. Sistim pemesanan pekerja seks komersial (PSK) itu pun melalui online.

“Kami lakukan pengembangan. Hingga Rabu (22/7) sekitar pukul 20.30 WIB, anggota menyamar sebagai hidung belang,” ujarnya saat ekspos, Selasa (28/7) siang.(jho)