Karimun

Kapal BPP Pemkab Karimun Terbakar, Lalu Tenggelam

Kapal Badan Pengelolaan Perbatasan (BPP) Pemkab Karimun terbakar, Kamis (22/7) sekitar pukul 11.30 WIB. (Posmetro.co/ria)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Kapal Badan Pengelolaan Perbatasan (BPP) Pemkab Karimun terbakar, Kamis (22/7) sekitar pukul 11.30 WIB. Kapal bantuan pemerintah pusat itu ludes dilalap si jago merah. Kapten dan dua ABK dilarikan ke rumah sakit.

Api dengan cepat membakar bagian kapal. Asap hitam membumbung ke langit. Terdengar 2 kali ledakan. Belum diketahui penyebab terbakarnya kapal tersebut.

Kapal patroli Polair Polda Kepri dan Polres Karimun pun langsung turun ke lokasi persis di depan pelabuhan rakyat depan Tepekong Cetiya Dharma Sagara, Jalan Nusantara Puakang.

Sejumlah warga naik speed boat juga berusaha membantu memadamkan api yang terus membesar.

Informasi yang dihimpun POSMETRO.CO di lokasi, kapal milik Pemkab Karimun bantuan pusat tahun 2014 tersebut, baru saja mengisi bahan bakar di wilayah Kolong. Tak lama kemudian, kapal terbakar.

“Sempat ada ledakan dua kali, pertama tak jauh dari pelabuhan kolong, kedua agak maju dikit. Biasanya kapal itu di Kolong isi minyak, mungkin baru selesai isi minyak,” ucap warga yang sempat mendengar ledakan tersebut.

Belum diketahui pasti penyebab kapal itu terbakar. Kepala Badan Perbatasan Pemkab Karimun, Tohab yang dihubungi POSMETRO.CO, membenarkan kejadian tersebut. Namun dirinya belum dapat memberikan keterangan detail.

Disebutkannya, kapten bernama Nasrun dan dua ABK kapal, Pi’i dan Atan sudah dibawa ke RSUD M Sani.

“Iya, saya baru mau ke RSUD, kapten dan dua ABK-nya sudah dilarikan ke rumah sakit. Bantu doanya ya mereka dalam keadaan sehat, amin, nanti saya hubungi lagi,” ucap Tohab.

Sedangkan kapal tidak dapat diselamatkan meski sempat diikat di kapal lain. Namun api cepat membakar kapal dan akhirnya tenggelam.

Sementara keponakan kapten kapal, Indra yang sempat ditemui saat turun ke lokasi kebakaran menyatakan Nasrun, pamannya itu benar merupakan kapten kapal takong hiu milik badan perbatasan Karimun.

“Tadi udah kontak abangnya. Om saya sudah dilarikan ke RSUD. Alhamdulillah informasinya beliau sempat lompat ke laut,” ujar Indra.(ria)