Batam

Anak Band Kena Corona, Club & KTV Square Tutup Sementara

Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Setelah adanya temuan pemusik yang terkonfirmasi positif Covid-19 di lounge pada salah satu hotel yang terletak di kawasan Baloi Lubukbaja. Pihak manajemen Club & KTV Square menyatakan tutup sementara melalui surat yang dilayangkan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam tertanggal 13 Juli.

Perihal surat tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, Rabu (15/7).

“Iya benar, pihak square juga telah mengirimkan surat pemberitahuan tutup sementara kepada kami,” kata Ardi.

Berdasarkan surat pemberitahuannya itu disampaikan bahwa Tempat Hiburan Malam (THM) itu menutup sementara dari tanggal 13 Juli – 27 Juli 2020 atau sampai dinyatakan aman. Selain itu, sejak dilakukan penutupan, pihak Square akan melakukan disinfeksi. Sekaligus, merumahkan para karyawannya sementara waktu.

“Pihak Square melakukan disinfek dan mereka merumahkan sementara pekerjanya. Proses sterilisasi telah dilakukan, ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata manta Kabag Humas Sekdako Batam itu.

Ardi juga mengimbau kepada pihak tempat hiburan malam lebih selektif mendatangkan bintang tamu atau pemusik dari luar Kepri, khususnya Batam. Apalagi, daerah yang belum aman dari penyebaran Covid-19.

“Kita minta THM lebih selektif memilih penghibur dari luar, apalagi mereka yang masuk zona merah dan hitam. Dan dikatakan tidak aman,” kata Ardi mengingatkan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menjelaskan proses tracing untuk kontak dekat para anak band yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus dilakukan. Ada beberapa orang karyawan klub itu yang sudah diambil swab tenggorokannya.

“Beberapa karyawan lainnya juga akan menjalani pemeriksaan swab tenggorokan. Akan tetapi untuk para pengunjung club tidak bisa dilakukan, karena menurut hal itu sulit. Bisa dikatakan susah kalau pengunjung,” jelasnya.

Berikut penjelasan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sekaligus Wali Kota Batam HM Rudi. Kasus 255 adalah laki-laki (25) dan pemusik. Lalu kasus 256 merupakan laki-laki (26), berikutnya nomor 257 laki-laki usia 30 tahun dan perempuan nomor kasus 258 berumur 30 tahun. Kesemuanya merupakan pemusik.

Pasien 255-258 ini untuk sementara kost di perumahan Jalan Bunga Mawar Baloi, Batu Selicin, Lubukbaja. Semua yang bersangkutan adalah teman satu group band dari terkonfirmasi positif kasus 247 yang saat ini masih dalam perawatan isolasi di RSKI Covid-19 Galang.

Menurut pengakuan keempat pasien bahwa mereka sebelumnya berdomisili dan bekerja sebagai pemusik di Surabaya, Jawa Timur. Kemudian pada, 20 Juni bersama dengan 7 orang rekan-rekannya satu group band pindah ke Kota Batam untuk memenuhi panggilan bekerja. Dan sebagai pemusik di lounge pada salah satu hotel yang terletak di kawasan Baloi Lubukbaja.

Sehubungan hasil Penyelidikan Epidemiogi (PE) yang dilakukan oleh Tim surveilans Dinas Kesehatan Kota Batam terhadap terkonfirmasi positif kasus nomor 247 tersebut, maka pada 10 Juli bertempat di RS Budi Kemuliaan Batam dilakukanlah pengambilan swab tenggorokon terhadap empat pasien yang bersangkutan yang hasilnya diperoleh pada hari ini positif.

“Tiga orang rekannya sudah diambil swab hasilnya negatif,” pungkasnya. (hbb)