Batam

Berikut Skema Pengerjaan IPAL


BATAM, POSMETRO.CO: Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) merupakan sistem pengolahan yang memisahkan limbah biologis maupun kimiawi dari air. Sehingga air bersih yang dihasilkan dapat kembali digunakan. Sistem dan bangunan IPAL yang direncanakan ini, baru terealisasi di kawasan Batam Center, dan telah mulai dibangun sejak April 2017.

“Ruang lingkup pengerjaannya, akan dibangun lima stasiun pompa di beberapa titik kawasan Batam Center, 11.000 sambungan rumah, serta bangunan Waste Water Treatment Plant (WWTP),” ujar Direktur Badan Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan, Rabu (8/7).

Katanya, nanti di dalam WWTP, air limbah domestik yang tertampung tersebut akan diolah menjadi hasil akhir pupuk kompos 18 m³ per hari, dan air bersih sebanyak 230 liter per detik.

“Dibangunnya IPAL ini salah satunya bertujuan menciptakan air daur ulang sebagai sumber air baku alternatif bagi industri dan rumah tangga di Kota Batam” terangnya.

Hasil akhir air baku dari proyek ini digunakan oleh kawasan industri pada tahun 2022, dan bagi keperluan rumah tangga pada 2025 mendatang. ‘Ke depan, kita punya sumber air baku tambahan di luar dari tujuh waduk yang ada di Kota Batam,” kata Binsar.

Selain itu, pembangunan IPAL juga berfungsi untuk menanggulangi polusi air pada waduk dan daerah perairan lainnya, menciptakan kondisi lingkungan yang sehat dan higienis, serta meningkatkan pelayanan dalam rangka menarik investasi.(adv)