Batam

Sempat Landai, Warga Positif Covid-19 Tambah 5, Sembuh 10 Pasien

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19, HM Rudi. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Lima orang kembali terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19, HM Rudi, melalui rilis, Kamis (2/7). Pasien tersebut terdiri dari 3 orang perempuan dan 2 orang laki-laki.

Kasus 230 merupakan perempuan (22) Tenaga Kesehatan Kefarmasian pada RSIA di Batamcentre. Tinggal di Perumahan Komplek Aku Tahu 2, Sungai Panas, Batam Kota. Perlu diketahui bahwa yang bersangkutan, 24 Juni datang memeriksakan diri ke RS Budi Kemuliaan Batam untuk melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri.

Sebagai persyaratan penerbangan ke Medan, Sumut dengan hasil reaktif. Mengingat hasil pemeriksaan RDT nya tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui 26 Juni dengan negatif. Namun, selanjutnya pihak RS Budi Kemuliaan Batam mengedukasi pasien ini agar melaksanakan karantina mandiri di rumahnya.

Kemudian, menyerahkan tindak lanjut penanganannya selanjutnya ke Puskesmas Baloi Permai sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya. Kemudian oleh Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 Puskesmas Baloi Permai, pada tanggal 29 Juni 2020 bertempat di RS Awal Bros Batam kembali dilakukan pengambilan swab tenggorokan kedua yang hasilnya hari ini positif. Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan di ruang perawatan isolasi di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang.

Kasus berikutnya, anak Laki-laki (4) merupakam kasus 231. Bocah ini beralamat di perumahan Kampung Belimbing, Sadai, Bengkong. Perlu diketahui yang bersangkutan bersama ibunya pada tanggal 26 Juni datang memeriksakan diri ke Rumkitban Kodim Batam untuk melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri.

Dengan keperluan memenuhi persyaratan penerbangan ke Bengkulu dengan hasil reaktif. Dengan hasil itu oleh pihak Rumkitban Kodim Batam dilakukan edukasi kepada ibu yang bersangkutan untuk melaksanakan karantina mandiri di rumahnya. Dan tindak lanjut penanganan seterusnya diserahkan ke Puskesmas Sungai Panas sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya.

Kemudian pada keesokan harinya tanggal 27 Juni, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Puskesmas Sungai Panas kembali dilakukan pemeriksaan RDT yang kedua dengan hasil yang diperoleh tetap reaktif. Selanjutnya, 29 Juni bertempat di RS Awal Bros Batam dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini terkonfirmasi positif. Dan di karantina di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota.

Berikutnya, perempuan (34) menjadi kasus 232. IRT ini beralamat di perumahan Kampung Belimbing, Sadai, Bengkong. Yang bersangkutan bersama anaknya, 26 Juni datang memeriksakan diri ke Ruimkitban Kodim Batam untuk melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri guna keperluan memenuhi persyaratan penerbangan ke Bengkulu dengan hasil reaktif.

Mengingat hasil pemeriksaan RDT nya oleh pihak Rumkitban Kodim Batam dilakukan edukasi kepada yang bersangkutan untuk melaksanakan karantina mandiri di rumahnya. Dan tindak lanjut penanganan seterusnya diserahkan ke Puskesmas Sungai Panas sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya.

Kemudian pada keesokan harinya tanggal 27 Juni, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Puskesmas Sungai Panas kembali dilakukan pemeriksaan RDT yang kedua dengan hasil yang diperoleh tetap reaktif. Selanjutnya, 29 Juni bertempat di RS Awal Bros Batam dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini terkonfirmasi positif. Dan di karantina di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang.

Selanjutnya, karyawan Perusahaan Plastik di Kawasan Kabil, beralamat di kawasan perumahan Cipta Land, Tiban Indah, Sekupang merupakan kasus baru Covid-19 nomor 233. Laki-laki 35 tahun ini merupakan tenaga kerja lokal di salah satu pabrik plastik di kawasan Industri Kabil.

Ia merupakan rekan sekerja dari terkonfirmasi positif 204 yang merupakan kasus pertama yang ditemukan dari klaster PT FCS Kabil. Sehubungan tindaklanjut contact tracing yang dilakukan oleh tim surveilans terhadap klaster ini maka yang bersangkutan pada tanggal 22 Juni dilakukan pemeriksaan RDT hasilnya non reaktif.

Namun, setelah ditemukannya kasus nomor 216 yang berasal dari klaster ini maka, 29 Juni dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan kepada yang bersangkutan hasilnya diketahui positif. Ditanggani di karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang.

Lalu kasus nomor 234 merupakan perempuan 45 tahun. IRT ini beralamat di perumahan Kavling Senjulung, Kabil, Nongsa. Bahwa yang bersangkutan merupakan Ibu kandung dari terkonfirmasi kasus 215 & 229 yang berkaitan dengan erat dengan kasus positif 204 yang merupakan kasus pertama yang ditemukan dari klaster PT. FCS Kabil.

Sehubungan tindaklanjut contact tracing yang terus dilakukan oleh tim surveilans terhadap klaster ini maka yang bersangkutan pada tanggal 27 Juni dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil IgG Reaktif, IgM Rfeaktif samar. Sesuai hasil pemeriksaan RDT yang diperoleh demikian maka yang bersangkutan dievakuasi ke RSKI Covid-19 Galang guna menjalankan karantina.

Selanjutnya, 29 Juni bertempat di RSKI Covid-19 Galang dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

“Sejauh ini kondisi semua pasien dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Dan dirawat di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang,” ujar Rudi.

Dihari yang jumlah pasien yang sembuh ada 10 orang. Dengan nomor kasus 82, 162, 172, 175, 176, 179, 196, 210, 211 dan 212 . Dan semua pasien dalam perawatan RSKI Covid-19 Galang. Di antaranya adalah pendeta, pedagang sayur Pasar Toss 3000, IRT, swasta, ASN KKP Kelas I Batam, wiraswasta, dan karyawan dealer sepeda motor.

Berdasarkam, penangganan tim medis yang menanganinya dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Saat ini kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil. Tetap melaksanakan karantina mandiri di rumahnya selama 14 hari.(hbb)