Batam

Menghilang, Pasien Positif Covid-19 di Batam Diburu Tim Covid-19

Bayu Senja, pasien positif Covid-19 yang dicari tim covid-19. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Seorang pasien positif Covid-19 kasus baru, tidak dapat dihubungi. Padahal rencananya pasien tersebut akan diisolasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Galang, Kamis (2/7).

“Tadi malam (Kamis) begitu mau dievakuasi handphone tidak bisa dihubungi (mati). Artinya dia tidak kooperatif,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Jumat (3/7).

Pasien tersebut bernama Bayu Senja merupakan kasus baru Covid-19 di Kota Batam. Sebelumnya, yang bersangkutan telah melakukan pemeriksaan swab mandiri untuk keperluan lamaran kerja di RS Bhayangkara pada 22 Juni.

“Tanggal, 22 Juni melakukan swab di RS Bhayangkara, untuk keperluan kerja. Dari tadi malam sampai saat ini kita kontak tak ada kabar,” jelas Didi lagi.

Didi menyebutkan, bahwa hasil swabnya sudah diinformasikan kepada yang bersangkutan pada tanggal 2 Juli. Namun saat dihubungi untuk dievakuasi, tetapi tak kunjung diangkat.

“Kita sudah konfirmasi kepada yang bersangkutan. Tapi itu tadi handphonenya mati. Kita sudah mengerahkan tim di lapangan untuk mencari pasien ini,” jelasnya.

Berdasarkan Kartu Tanda Penduduk- elektronik (KTP- e) yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam diketahui Bayu Senja merupakan warga Kampung Agas, Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang.

Didi berharap pasien tersebut bisa segera menghubungi Puskesmas sekitar rumahnya, atau paling tidak bisa dihubungi untuk kepentingan evakuasi ke RSKI Galang. Ini demi keselamatan yang bersangkutan dan tidak menularkan orang lain.

“Semoga cepat ketemu, supaya bisa dirawat. Dan tidak menularkan ke yang lain, makanya akan dibawa ke RSKI Galang untuk diisolasi,” harap Didi.

Menanggapi hal tersebut Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad mengatakan, baru mengetahui kabar ini. Namun, ia akan menindaklanjuti kejadian tersebut dan mengerahkan Tim Gugus Tugas di lapangan.

“Kita akan dlsegera cari pasien ini, biar cepat dirawat dan dibawa ke rumah sakit rujukan,” ucap Amsakar.(hbb)