Metro Kepri

SMAN 23 Batuaji Masih Butuh Banyak Murid

Kepsek SMAN 23, Sarimin Adang. (Posmetro.co/jho)

BATAM, POSMETRO.CO: Jumlah pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ajaran tahun 2020/2021 di SMAN 23 masih minim. Kuota yang disediakan belum tertutupi. Parahnya lagi, sekolahan di zona yang sama disesaki pendaftar meski kuotanya penuh.

“Ia, di SMAN 23 kuotanya belum penuh. Masih mampu menampung siswa dengan jumlah yang banyak,” kata Sarimin Adang, Kepsek SMAN 23 Kota Batam, Batuaji, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/7).

Dikatakan Sarimin, sekolah yang baru beroperasi 2 tahun itu sudah memverifikasi sebanyak 145 untuk jalur zonasi, jalur prestasi masih 1 orang yang mendaftar, padahal daya tampungnya 86 orang.

“Sedangkan untuk jalur afirmasi daya tampungnya ada 43, yang mendaftar baru 11 orang. Sementara jalur pindah orang tua masih nihil, daya tampungnya 14 orang,” terangnya.

Sarimin menceritakan, Kecamatan Sagulung dan Batuaji sudah menjadi satu zonasi. Artinya calon siswa bisa memilih 5 SMA yang ada di dua kecamatan seperti SMAN 5, SMAN 17, SMAN 18, SMAN 19 dan SMAN 23.

“Tapi kebanyakan memilih SMAN 5, padahal daya tampung di sana sudah jelas penuh,” ucapnya.

Hal ini tentu sangat disayangkan, sebab pada Jumat tanggal 3 Juli pendaftaran sudah tutup.

“Jadi, semua siswa yang sudah mendaftar itu sudah jelas diterima di SMAN 23,” tegasnya.

Sarimin melanjutkan, penerimaan siswa baru tahun ini sudah ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Hingga kini, SMAN 23 sudah memiliki 8 lokal dengan jumlah siswa 36 tiap lokalnya.

“Total kuota yang kami terima di SMAN 23 ada sebanyak 288, artinya masih banyak daya tampungnya,” paparnya.

Terakhirnya, Sarimin menyampaikan zonasi SMAN 23 melayani Kelurahan Kibing, Buliang, dan Bukit Tempayan. Sedangkan Kelurahan Tanjunguncang sudah masuk ke zonasi SMAN 19.

“Sekolah ini memang lagi pembenahan, lambat laun akan semakin baik juga. Sedangkan gurunya ada sebanyak 27 orang, saya kira itu sudah cukup untuk melayani siswa di sini,” tutupnya.

Pantauan POSMETRO.CO di lapangan, ada 4 guru yang standby untuk melakukan verifikasi data calon siswa di SMAN 23. Dua merupakan cadangan, sementara dua lagi aktif untuk melancarkan proses PPDB.(jho)