Batam

Hilangkan Penat Sambil Bercocok Tanam di Agribisnis Sei Temiang

Sektor peternakan yang ada di kawasan Agribisnis Sei Temiang, Kecamatan Sekupang. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Kawasan agribisnis di Sei Temiang, Kecamatan Sekupang, yang merupakan milik Badan Pengusahaan (BP) Batam bisa dijadikan sebagai salah satu sarana bagi masyarakat yang memiliki hobi beternak, berkebun atau bercocok tanam dan perikanan.

Asisten Manager Operasional Agrobisnis BP Batam, Ristini menjelaskan, hadirnya kawasan tersebut sebagai salah satu upaya memberi alternatif untuk mengembangkan sektor peternakan, pertanian, dan perikanan di Batam.

“Kita tahu, Batam ini kota industri. Hadirnya kawasan ini bisa juga memberi suasana rehat, sekaligus bisa tempat menyalurkan hobi yang suka peternakan, berkebun, dan perikanan,” ujar Ristini.

Berada di kawasan sekitar 116 hektare, masyarakat dapat menikmati hijaunya tanaman dan segarnya udara pertanian sambil belajar mengenal ternak dan aneka macam buah dan sayuran lokal.

Di kawasan ini juga banyak manfaat yang diperoleh. Bisa sebagai tempat melepas penat, belajar tentang tanaman, peternakan, dan perikanan. Cocok juga bagi para pelajar yang ingin menambah pengetahuan.

Bagi yang ingin menyalurkan hobinya, tambahnya, pihaknya juga menyediakan tempat dengan tarif berdasarkan Perka BP Batam Nomor 15 tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jenis dan tarif layanan pada Direktorat pemanfaatan aset BP Batam.

Ada sejumlah fasilitas di sini, di antaranya, Agribisnis Edu Wisata Tiket Argowisata. Pengunjung hanya dikenakan biaya Rp 15.000 per orang/ hari. Biaya parkir kendaraan ditetapkan berdasarkan kategorinya. “Pokoknya, tidak memberatkan,” paparnya.

Selanjutnya, ada juga Bundling Paket Edu Wisata, di antaranya, paket TK/PAUD. Per paket Rp 20.000 tiket + souvenir + 5 item materi edukasi. Lalu, ada paket SD Rp 25.000 Tiket + souvenir + 3 item materi edukasi. Kemudian, ada paket SMP/SMA Rp 30.000. Serta, ada paket edukasi bapak/ibu Rp 20.000 tiket + materi edukasi.

Untuk sewa ruang usaha (bangunan) per M² per bulan Rp 25.000. Lalu, area embung dan perairan per M² per bulan Rp 3.000.

Tidak hanya itu, ada juga fasilitas agribisnis pertanian. Di antaranya, showcase produk dan barang pertanian Per M² per tahun Rp 2.000, budidaya organik per M² per tahun Rp 3.000, budidaya hidroponik per M² per tahun Rp 5.000, budidaya aquaponik per.

Lalu, ada fasilitas agribisnis peternakan. Ristini menjelaskan, untuk kandang sapi atau kerbau per kandang per tahunnya sebesar Rp 15.000.000.

Untuk tapak sapi atau kambing atau domba per tahunnya Rp 6.500.000 dengan minimal luas 300 M². Untuk bokasi per karung Rp 75.000 dan pupuk kandang biasa per karung Rp 15.000.

“Sedangkan untuk fasilitas agribisnis perikanan, showcase per M² per tahun Rp 3.000. Serta, budidaya perikanan per M² per tahun Rp 2.750,” tuturnya mengakhiri.(adv)