Batam

Isdianto dan Rudi Meninjau 3 Perusahaan di Batam

Plt Gubernur Kepri Isdianto didampingi Wali Kota Batam HM Rudi meninjau perusahaan, Jumat (19/6). (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Memastikan industri di Batam menjalankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto didampingi Wali Kota Batam HM Rudi, meninjau tiga perusahaan di Batamcentre, Panbil dan Muka Kuning, Jumat (19/6).

“Di tiga perusahaan yang dikunjungi, alhamdulilah protokol kesehatan dijalankan. Tadi terbukti semua yang kita tanya tadi berjalan dan mengikuti aturan. Sudah dipastikan berjalan dan jarak antar karyawan dijaga,” kata Isdianto usai meninjau perusahaan di kawasan Panbil.

Isdianto mengatakan sejak pandemi Covid-19 rata-rata sektor industri tidak berpengaruh. Beberapa perusahaan sudah menjalankan protap kesehatan terhadap semua karyawannya. Ia memastikan perusahaan di Batam sudah berjalan normal.

“Kita juga menanyakan tentang produktivitas karyawan dan perusahaan. Bahkan di PT Amtek, produktivitas karyawan naik. Karena pesanan naik. Jadi menurut saya perusahaan di Batam berjalan normal,” ujarnya.

Isdianto menilai, kebijakan Batam tidak menerapkan PSBB, mampu menjaga industri. Dan ini dibuktikan beberapa perusahaan tidak tutup dan produktivitas berjalan seperti biasa.

“Jadi kebijakan tidak menerapkan PSBB atau lockdown, baik untuk industri. Jadi industri tidak ada yang tutup dan produktivitas berjalan seperti biasa,” ucap adik M Sani.

Dilokasi yang sama, HM Rudi mengatakan tiga perusahaan yang ditinjau berjalan baik dan mematuhi protokol kesehatan. Bahkan, pihaknya mendukung industri tetap beroperasi. Dengan pengoperasian perusahaan yang berjalan. Ini tentunya memberikan dampak besar kepada masyarakat sebagai karyawan.

“Tapi yang cari makan, harus menjaga. Jadi saya minta, jaga kesehatan dan jaga jarak. Semua jalan, tapi semua mengikuti dan menjalankan aturannya,” kata Kepala BP Batam itu.

Sementara itu, Manajer Purchasing PT Amtek, Ricky Susandra menambahkan perusahaannya optimis menjalankan new normal dengan mengikuti protokol kesehatan. Dengan harapan kegiatan produksi dapat berjalan seperti sediakala.

“Kita juga berharap kebijakan new normal dapat diterapkan dalam ranah mancanegara. Agar produksi perusahaan dapat meningkat. Sebab, 60 persen permintaan Amtek berasal dari luar negeri. Seperti Eropa dan Cina dan sisanya dalam negeri,” tambah Ricky.

Selain Isdianto ada juga Kapolda Kepri Irjem Pol Aris Budiman, Dandim 0316 Batam Letkol Infanteri Ahmad Daud Harapan, Kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana dan muspida lainnya.

Perusahaan yang dikunjungi, PT Amtek di Kawasan Cammo Industrial Estate, PT Schneider Electronic Manufacturing Lot 4 di Kawasan Industri Batamindo dan PT TDK Electronic Indonesia di Kawasan Industri Panbil. Di tiga perusahaan yang dikunjungi, protokol kesehatan sudah dijalankan.(hbb)