Batam Kita

Bertugas di Pintu Masuk Negara, 8 Pegawai KKP Terpapar Corona

Ilustrasi virus corona. Foto: Ist

BATAM, POSMETRO.CO: Terkait adanya pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam yang terpapar Covid-19, Kepala KKP Kelas I Batam Achmad Farchanny menjelaskan bahwa, risiko pekerjaan di instansinya memang sangat tinggi.

Sebagai petugas garda paling depan di pintu masuk negara. Di mana langsung berhubungan dengan pelaku perjalanan yang belum diketahui akan kesehatan.

“Karena kita tahu mereka sehat atau OTG, ODP atau PDP. Jadi, protokol kesehatan di tempat kerja sudah sangat ketat kami terapkan. Karena ada kelalaian sedikit saja bisa langsung terpapar,” jelasnya, Kamis (18/6).

Dari hasil tracing dan pemeriksaan PCR yang telah dilakukan pada semua pegawai KKP. Dengan total 99 orang, sudah didapatkan secara resmi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam. Di mana 8 orang pegawai didapatkan hasil positif covid-19.

Dengan rincian 4 orang bertugas di kantor induk pelabuhan Batuampar yakni 2 orang bertugas di TU, 1 orang bertugas di pelayanan dokumen karantina dan 1 orang sekuriti. Lalu berikutnya, 1 orang bertugas di pelabuhan Sagulung, 1 orang bertugas di pelabuhan Nongsa, lalu 1 orang bertugas di pelabuhan Batamcenter. Dan 1 orang bertugas di Bandara Hang Nadim.

“Kedelapan orang pegawai kami yang positif ini tidak menunjukkan gejala covid-19 (OTG). Namun demikian demi keselamatan mereka dan pencegahan penularan lebih lanjut, yang bersangkutan sudah dirujuk ke RSKI Galang untuk isolasi dan penanganan lebih lanjut,” beber Achmad.

Selain itu terang Achmad, tracing pada kontak erat kepada 8 pegawai juga dilakukan ke keluarga yang terkonfirmasi. Dan saat ini masih berlangsung, dibantu oleh tim Dinkes Kota Batam dan BTKLPP Kelas I Batam.

“Trancing masih berlangsung yang berkaitan dengan kontak dengan pegawai yang terkonfirmasi terutama kekeluarganya,” ucapnya.

Achmad menyampaikan pihaknya telah memberlakukan protap kesehatan sesuai Protokol WHO & IHR 2005. Antara lain penerapan protokol kesehatan secara ketat di semua tempat pelayanan/wilayah kerja (Wilker) dan kantor induk, pemeriksaan kesehatan pada semua pegawai.

Kemudian, peningkatan asupan penambah daya tahan tubuh, penyiapan rumah singgah untuk disinfeksi petugas pasca menangani pasien atau pasca merujuk pasien ke RS, pegawai rentan dengan komorbid yang masih bertugas di pelayanan dipindah ke kantor induk Batuampar. Selanjutnya melakukan kontrol kesehatan rutin pada keluarga pegawai.

“Tata cara atau prosedur penanganan pemeriksaan kesehatan penumpang dilaksanakan sesuai Protokol WHO & IHR 2005. Dan mohon doa serta dukungannya untuk kesehatan dan keselamatan kita semua,” harapnya.(hbb)