Batam Kita

Positif Corona Bertambah, Warga Tertular dari Pasien yang Pernah Sembuh

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, HM Rudi. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Jumlah pasien positif Covid-19 dari klaster HOG Eden Park dan Pasar Toss 3000 kian bertambah, jadi 11 orang. Dua orang di antaranya teman dari reinfeksi kasus 166 atau sebelumnya kasus 23. Yakni ASN Instansi Vertikal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Dan satu orang kembali tertular lagi yakni pasien terkonfirmasi nomor 2, yang sebelumnya sudah dinyatakan sembuh.

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam HM Rudi menyampaikan pasien yang terkonfirmasi, Minggu (14/6) malam. Terdiri 4 perempuan dan 7 laki-laki.

Kasus nomor 171 laki-laki, karyawan BUMN, beralamat di kawasan perumahan Greenland Housing, Teluk Tering, Batam Kota. Pada, 2 Juni lalu yang bersangkutan melakukan RDT mandiri di RS Awal Bros Batam dengan hasil reaktif. Karena merasa tidak ada keluhan mengenai kesehatannya maka ditetapkanlah sebagai orang dalam resiko (ODR).

Lelaki usia 24 tahun diminta untuk diedukasi untuk melaksanakan self karantina mandiri di rumah kostnya. Selanjutnya, 4 Juni dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang pertama, 10 Juni terkonfirmasi negatif. Kemudian, 11 Juni kembali dilakukan pemeriksaan swab
yang kedua yang hasilnya diketahui hari ini positif. Dan dirujuk di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang

Kasus 172 seorang IRT, dan tinggal di kawasan perumahan Kavling Senjulung, Kabil, Nongsa. Yang bersangkutan berusia 53 tahun merupakan teman dan tetangga dari kasus terkonfirmasi positif 164. Yakni tukang urut yang berkaitan dengan klaster HOG Eden Park.

Lalu, kasus 173 usia 47 tahun, IRT. Beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung, Kabil, Nongsa. Yang bersangkutan merupakan
adik kandung dari kasus positif nomor 164, tukang berklaster HOG Eden Park.

Lalu, kasus 174, laki-laki beralamat di kawasan Kavling Senjulung, Kabil, Nongsa. Karyawan swasta berusia 55 tahun merupakan suami positif 173 dan juga adik ipar nomor 164 tukang urut yang berkaitan klaster HOG Eden Park.

Seorang laki-laki usia 26 tahun, Swasta , beralamat di kawasan Kavling Senjulung, Kabil, Nongsa. Ia merupakan kasus baru nomor 175. Yang bersangkutan merupakan rekan satu kantor dari terkonfirmasi positif nomor 173 dan 174. Dan juga keponakan dari kasus 164 tukang urut yang berkaitan dengan klaster HOG Eden Park.

Selanjutnya, kasus 176, perempuan usia 40 tahun, ASN Instansi Vertikal Kementerian Kesehatan RI, beralamat di kawasan perumahan Taman Sari Hijau, Tiban Baru, Sekupang. Yang bersangkutan merupakan rekan sekantor dari kasus reinfeksi nomor 166. Yang saat ini masih dalam perawatan di RSKI Covid-19 Galang.

Berikutnya, laki-laki usia 40 tahun, ASN Instansi Vertikal Kementerian Kesehatan RI, beralamat di kawasan perumahan Pondok Pelangi, Tiban Indah, Sekupang. Merupakan kasus baru nomor 177. Yang bersangkutan merupakan rekan sekantor dari kasus reinfeksi nomor 166.

Kemudian, kasus 178 adalah penjual sayur di Pasar Toss 3000 Sei Jodoh, Tanjung Uma, Lubukbaja. Laki-laki usia 57 tahun ini merupakan suami dari kasus terkonfirmasi positif nomor 162. Sehubungan dengan hasil tracing pada kasus positif nomor 146 dan 151 yang banyak melakukan aktifitas di Pasar Toss 3000.

Laki-laki usia 31 tahun, wiraswasta, saat ini beralamat di Apartemen Batam Centre,Teluk Tering, Batam Kota, merupakan kasus baru reinfeksi nomor 179. Pasien ini sebelumnya merupakan kasus terkonfirmasi nomor 2 yang sudah dinyatakan sembuh, 28 April lalu. Dan juga telah selesai menjalankan isolasi mandiri pasca dinyatakan sembuh selama 14 hari.

Perempuan, usia 31 tahun, IRT beralamat di perumahan Buana Garden, Tanjung Piayu, Sei Beduk, merupakan kasus baru nomor 180. Yang bersangkutan merupakan kerabat dari kasus positif nomor 162 yang bertemu dengannya pada saat silaturahmi lebaran. Menindaklanjuti hasil PE dan penelusuran kasus terkonfirmasi positif nomor 62 tersebut.

Lalu kasus 181 adalah seorang laki-laki usia 46 tahun. Karyawan Bank BUMN di Pekanbaru Riau, beralamat di kawasan perumahan Tiban Koperasi, Tiban Baru, Sekupang. Yang bersangkutan, 10 Juni datang ke RS Budi Kemuliaan Batam untuk melakukan Medical Cek Up (MCU). Dengan metode pemeriksaan PCR guna keperluan persyaratan penerbangan ke Pekanbaru tempatnya bekerja.

Hasil pemeriksaan PCR yang dilakukan oleh laboratorium Klinik Prodia yang diterima pada hari ini. Dan menyimpulkan bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif. Perlu diketahui berdasarkan anamnesa yang dilakukan terhadap yang bersangkutan menyatakan bahwa sebelumnya guna memenuhi persyaratan penerbangan ke Batam pada, 5 Juni telah melakukan RDT di RS Santa Maria Pekanbaru dengan hasil reaktif.

Namun tidak disarankan untuk karantina mandiri. Kemudian, 7 Juni yang bersangkutan tetap berangkat ke Batam menggunakan mobil travel Selat Panjang dan dilanjutkan dengan kapal ke Batam. Selanjutnya juga disampaikan oleh yang bersangkutan bahwa selama di Batam yang bersangkutan tidak pernah beraktivitas di luar rumah sampai dengan saat akan berangkat kembali ke Pekanbaru. Saat ini yang bersangkutan dirawat di rumah sakit tempat ia memeriksakan diri
tersebut.

“Sejauh ini kondisi semua yang bersangkutan dalam keadaan cukup stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan. 10 orang di antaranya dikarantina di RSKI Covid- 19 Galang,” kata Rudi.

Di hari yang sama, Minggu (14/6) kembali disampaikan perkembangan pasien Covid-19 dinyatakan sembuh ada 11 orang. Mereka merupakan warga Kota Batam dengan nomor 44, 54, 69, 74, 84, 94, 95, 110, 116, 118 dan 121. Semua pasien yang sembuh tetap melakukan karantina mandiri 14 hari di kediamannya.(hbb)