Lingga

Tebing Jalan Bukit Bayi Longsor, PU Provinsi 2 Hari Lagi ke Lokasi

Tebing Jalan Bukit Bayi, Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur yang longsor. (Posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Tebing Jalan Bukit Bayi, Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur longsor akibat hujan deras membuat bahu jalan hampir ambruk akibat hujan deras.

Kepala Desa Bukit Harapan Sudarmin mengaku, sebelum kejadian longsor, hari hujan cukup deras sehingga timbunan di bibir tebing jalan ambruk ke bawah akibat tekanan air hujan.

“Saya perkirakan kejadiannya Rabu (3/6) malam sebab pada malam itu hujan cukup deras. Paginya, Kamis (4/6) baru saya tahu kalau tebing jalan menuju Desa saya (Bukit Bayi) yang dibangun melalui dana Provinsi Kepri itu longsor,” kata Sudarmin, Jumat (5/6).

Longsornya tebing jalan Bukit Bayi hampir merusak bahu jalan yang baru saja selesai dibangun akhir 2019 lalu, bahkan aspal bahu jalan ada yang retak, yang memberi tanda akan terjadinya ambruk.

“Saya sudah menghubungi dinas terkait, supaya ada tindakan, sebab bila lambat di tangani aspal yang retak itu juga ikut ambruk. Sekarang sudah pada retak,” katanya lagi.

Sudarmin mengimbau bagi masyarakat yang melintasi jalan tersebut untuk berhati-hati, karena akan membahayakan pengendara.

“Sebenarnya sudah mengkhawatirkan pengendara, untuk itu saya meminta warga masyarakat yang melintasi jalan berhati-hatilah sebab aspal sudah ada yang retak, sedangkan hujan deras masih mengguyur,” paparnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) Kabupaten Lingga, Noprizal mengaku sudah mendapat informasi longsornya tebing jalan Bukit Bayi, Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur.

“Semalam (Kamis) kami sudah mendapat informasi itu, saya sudah meminta Kepala Bidang Bina Marga sebagai teknis melakukan crosscheck ke lapangan untuk dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri),” ungkap Noprizal, Jumat (5/6).

Dia juga mengaku sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan Dinas PU provinsi terkait longsornya tebing jalan Bukit Bayi, cuma secara teknis seperti apa penanggulangannya itu tanggung jawab provinsi.

“Dalam komunikasi kami dengan Dinas PU provinsi, dalam 2 hari ini mereka akan turun untuk melihat langsung kerusakan yang terjadi. Kalau gambar longsor sudah kami kirimkan ke mereka,” ucap Noprizal lagi.

Dia juga mengimbau masyarakat sebagai pengguna jalan untuk berhati-hati melewati jalan tersebut karena jalan ada yang rusak, dan harus menunggu pihak terkait melakukan perbaikan.

“Kalau kami dari Dinas PU Lingga juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga untuk memasang rambu-rambu jalan, bahwasanya ada kerusakan jalan di jalur timur, dengan harapan masyarakat sebagai pengendara dapat berhati-hati,” pungkasnya.

Informasi lain juga didapatkan, tebing jalan Bukit Bayi Lintas Timur merupakan tanah timbunan, belum ada tembok penahan tanah atau sejenisnya. Adanya curah hujan cukup deras tanah timbunan mudah longsor karena tebing jalan cukup tinggi.(mrs)