Bintan

Tahun Ajaran Baru, Disdik Bintan Sudah Siapkan Skema SOP

Bupati Bintan, Apri Sujadi bersama jajaran Disdik Bintan. (Posmetro.co/aiq)

BINTAN, POSMETRO.CO: Dalam menghadapi tahun ajaran baru saat bulan Juli nanti, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bintan menyiapkan skema baru. Ada dua alternatif Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah dipersiapkan dalam menghadapi tahun ajaran baru.

SOP tersebut juga disiapkan dalam rangka kelancaran proses belajar mengajar, sesuai dengan yang diharapkan. Terutama tercapainya tujuan pendidikan, dan mempertimbangkan protokol kesehatan.

“SOP pertama yang kita sudah siapkan antara lain adalah, sarana dan infrastruktur protokol kesehatan. Masing-masing sekolah harus sudah siap, seperti tempat cuci tangan tiap kelas, handsanitazer, alat pengukur suhu, masker, jarak tempat duduk siswa 1 meter dan 1 ruang kelas hanya untuk maksimal 20 orang,” ujar Tamsir, Kadisdik Bintan.

Dikatakannya juga bahwa, jam pelajaran diperpendek maksimal 20 menit tiap 1 jam pelajaran dan siswa pulang dipercepat.

Selain itu Siswa datang kesekolah tidak sekaligus bersamaan, tetapi secara bergiliran contoh kelas 1 pukul 7.30, sedangkan kelas 2 pukul 08.30 WIB dan seterusnya, sehingga tidak terjadi pengelompokan dan antrian, dan tidak ada jam istirahat.

Guru memberikan materi pelajaran secara garis besar saja, selanjutnya siswa dapat meneruskan belajar di rumah. Lalu, SOP yang kedua adalah apabila, proses belajar mengajar dengan pertimbangan covid-19 membahayakan penyebaran terhadap anak2 dan tetap belajar di rumah.

“Intinya adalah Disdik Bintan sudah siap dengan kondisi apapun, menghadapi tahun ajaran baru bulan juli nanti, dengan 2 SOP yang sudah kita siapkan tadi, ” tegasnya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi juga menuturkan bahwa langkah protokol kesehatan juga diberlakukan bagi menghadapi tahun ajaran baru. Menurutnya, situasi saat ini menghadapi pola hidup baru harus disiapkan skema standar prosedur terhadap semua bidang.

“Tentunya di semua bidang kita harus mengantisipasinya, di antaranya dengan menyiapkan standar prosedur dalam penerapan pola hidup baru pasca pandemi Covid-19. Hal ini harus benar-benar disiapkan agar adaptasi dalam kehidupan sehari-hari mampu berjalan dengan baik,” tutupnya.(aiq)