Lingga

Pendemi Covid-19, DPUPR Tetap Bangun Jalan Daik Bandar Madani

Aktivitas penimbunan jalan menuju Kuala Daik yang merupakan pusat perekonomian baru Daik Bandar Madani. (Posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Pemkab Lingga melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) sudah mulai melakukan pembangunan Jalan Kampung Cina – Kuala Daik di Kelurahan Daik Kecamatan Lingga.

Pembangunan jalan tersebut sebagai penunjang akan dibukanya Bandar Madani Daik Lingga sebagai centra ekonomi baru, sebelumnya sempat di canangkan Bupati Lingga akan di jadikan wilayah strategis di Daik Lingga.

Dengan dimulaikannya pembangunan jalan tersebut, sudah barang tentu menunjukkan keseriusan Pemkab Lingga untuk membangun atau membuka wilayah baru di Daik Lingga, bahkan telah mendapat dukungan penuh masyarakat setempat.

Sebelumnya sempat membuat masyarakat merasa pesimis, sebab adanya wabah virus Corona akan berdampak pada rasionalisasi anggaran pekerjaan, sehingga akan terhambat pembangunan yang sudah di rencanakan itu.

Menjawab hal terssbut, Kepala DPUPR-PKP Kabupaten Lingga Noprizal melalui Kepala Bidang Bina Marga (BM) Jeki Amanda mengatakan, pembangunan jalan sudah di lakukan melalui rekanan sebulan yang lalu, dengan cara menimbun tanah menuju Kuala Daik.

“Sudah di mulai dengan pembukaan jalan menuju Kuala Daik dari Kampung Cina. Pelaksanaan dengan 180 hari kerja itu sudah dilaksanakan, dalam mendukung program Pemkab Lingga menjadikan pusat perekonomian baru yaitu Daik Bandar Madani,” ungkap Jeki Amanda, Kamis (28/5).

Dikatakan, pembukaan jalan tersebut dengan volume 1,4 kilometer, dengan cara menimbun tanah merah (bouksit) menuju lokasi pelabuhan yang akan dibangun nantinya oleh Pemkab Lingga melalui instansi-instansi terkait lainnya.

“Kalau dari DPUPR membangun jalan menuju Kuala Daik, sedangkan pembangunan dermaga itu tanggung jawab Dinas Perhubungan nantinya. Kalau kami tetap fokus di jalan sesuai tupoksi,” papar dia.

Jeki juga mengaku ketika ditanya, terkait adanya rasionalisasi anggaran dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Lingga, namun untuk anggaran penunjang pembangunan Daik Bandar Madani tidak di rasionalisasi.

“Ada beberapa kegiatan kami yang dirasionalisasi, tapi tidak pada anggaran pembangunan Daik Bandar Madani. Jadi pekerjaan sudah dimulai, kita berharap pekerjaan yang kami rencanakan berjalan lancar sesuai dengan harapan nantinya,” imbuhnya.(mrs)