Batam Kita

Nuryanto Turun Langsung Memantau Pendistribusian Bantuan Sembako

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengecek pendistribusian bantuan sembako, Minggu (17/8) sekitar pukul 16.00 WIB. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto menyempatkan diri untuk mengecek langsung pendistribusian bantuan sembako yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak efek pandemi Covid-19, Minggu (17/8) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Saya minta masyarakat yang menerima bantuan dan ada di lokasi untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti physical distancing, pakai masker, dan tidak berkerumunan,” kata Nuryanto.

Imbauan ini ia sampaikan karena kondisi Bengkong saat ini merupakan zona merah penyebaran Covid-19. Dan status Kota Batam masih belum bisa dikatakan aman dari pandemi virus ini. Perkembangan jumlah kasus terus bertambah kian hari.

“Karena mengingat Bengkong merupakan zona merah penyebaran Covid-19 dan status Batam masih belum bisa dikatakan aman dari pandemi ini. Jadi kita berharap masyarakat tetap menerapkan anjuran pemerintah,” kata politikus PDI-Perjuangan itu.

Nuryanto juga mengingatkan kepada seluruh camat se-Kota Batam untuk lebih teliti dalam mendata warga penerima bantuan sembako melalui perangkat kelurahan sama RT/RW. Karena dikhawatirkan ada masyarakat yang tak terdata dalam penerimaan tersebut.

“Kita mengingatkan camat Bengkong untuk lebih teliti lagi dalam mendata warga penerima bantuan sembako melalui perangkat kelurahan sampai ke RW dan RT. Karena ditakutkan ada masyarakat yang belum terdata ke dalam list penerima bantuan sembako ini,” pesannya.

Dalam kesempatan itu Ketua DPRD didampingi Camat Bengkong dan beberapa tokoh masyarakat yang berada di sekitar Tanjung Buntung, Bengkong.

Camat Bengkong, M Fairuz Batubara mengatakan, sistem yang dipakai untuk mendistribusikan sembako saat ini menggunakan sistem door to door melalui perangkat RT/RW masing-masing tempat tinggal. Karena dalam hal ini perangkat tersebutlah yang memegang data masyarakat penerima bantuan.

“Kami masih menggunakan pola door to door seperti pembagian sembako tahap pertama. Petugas yang dilibatkan juga harus mengikuti protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak dan lainnya,” ucapnya.

Selain membagikan sembako pihaknya juga memberikan imbauan kepada warga di kecamatannya untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah. Dalam menangganin Covid-19 di Kota Batam. Ia mengaku bahwa wilayah kerjanya masuk dalam zona merah karena adanya klaster.

“Kita berharap masyarakat Bengkong tetap mengikuti anjuran pemerintah. Untuk memutuskan mata rantai Covid,” pungkasnya.(hbb)