Batam Kita

Warga yang Tak Dapat Sembako Segera Lapor

Wali Kota Batam HM Rudi, bersama Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad meninjau pendistribusian sembako di Kecamatan Lubukbaja, Sabtu (16/5).(Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Untuk memastikan distribusi paket sembako tahap kedua berjalan lancar dan tepat sasaran, Wali Kota Batam HM Rudi, bersama Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad turun langsung di Kecamatan Lubukbaja, Sabtu (16/5).

“Pagi hari ini saya hadir, ada kepala BPKP, Danramil, Polsek, dan ramai untuk menyaksikan pembagian sembako gelombang kedua dari Pemko Batam. Supaya kalau ada isu-isu yang berkembang bisa tertutupi. Karena lengkap semua lihat berapa jumlah yang dibagikan,” kata Rudi usai membagikan secara simbolis paket sembako kepada masyarakat di kawasan Windsor, Lubukbaja Kota.

Selain memberikan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19, pada kesempatan tersebut Rudi juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Antara lain memakai masker, tetap menjaga jarak, tidak berkumpul, dan tidak mengasingkan warga yang sudah sembuh dari Covid-19.

“Pakai masker semua, jaga jarak, cuci tangan semua anjuran itu harus kita lakukan. Agar aktivitas di Batam dibuka kembali. Kalau ada pasien yang sembuh jangan dikucilkan, dia masih bagian dari kita yang sudah dinyatakan sembuh,” pesan Rudi kembali.

Rudi juga mengatakan paket sembako tahap dua ini merupakan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Sementara paket sembako lanjutan akan didistribusikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri) diawal Juni. Ia juga mengingatkan kepada warga yang belum dapat namun sudah terdata segera melaporkan ke perangkat RT/RW.

“Awal Juni dibagikan lagi dari Pemprov Kepri. Tapi paketnya, isinya sedikit berbeda dari kita. Mungkin sembilan bahan pokok. Kalau Pemko hanya tiga item, beras, minyak makan, dan 1 dus mie instan. Kalau tak dapat segera lapor,” imbau Rudi.

Selain didampingi Amsakar, tampak Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin dan beberapa Kepala OPD Pemko Batam juga hadir. Ada dua titik yang dikunjungi rombongan tersebut yakni kawasan Happy Garden dan Windsor.

Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepri, Ichsan Fuady menekankan pentingnya pendataan dan penyaluran bansos sembako yang tepat sasaran kepada warga miskin, dan terdampak Covid-19. Sehingga semua yang menerima adalah masyarakat yang benar-benar berhak. Selanjutnya, diharapkan kepada penyedia agar menyiapkan bukti kewajaran harga dalam proses pengadaan terkait Covid-19 sesuai Surat Edaran Kepala LKPP Nomor 3Tahun 2020.

“Tujuan saya turun antara lain untuk memastikan pelaksanaan pembagian sembako tepat sasaran. Filosofinya mengatasi Covid-19 ini untuk jaring pengaman sosial dengan cepat, tepat, dan akuntabel. Akuntabelnya dari penyiapan data, penyediaan barang, kewajaran harga, dan pendistribusian,” ucapnya.

Sementara Camat Lubuk Baja Novi Harmadyastuti menyebutkan ada sekitar 19.729 KK yang mendapatkan bantuan sembako gelombang kedua di lima kelurahan di wilayah kerjanya. Yakni Batu Selicin, Tanjung Uma, Lubuk Baja Kota, Pelita dan Baloi Indah.

“Distributor sudah ada, tinggal disalurkan ke RT/RW. Kita perkirakan dua hari sudah siap dibagikan. Kami masih menggunakan pola door to door. Tetap menunjukkan KTP dan KK,” pungkasnya Novi.(hbb)