Lingga

Camat Katang Bidare dan Kades Serahkan BLT ke Warga

Camat Katang Bidare (kemeja putih) serahkan bantuan BLT desa secara simbolis. (Posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Sebanyak 131 kepala keluarga (KK) warga Desa Benan dan 82 KK warga Desa pulau Duyung, Kecamatan Katang Bidare menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT). Penyerahan dilakukan oleh Kepala Desa masing-masing, Kamis (14/5).

Kepala Desa Benan, Marat di hadapan masyarakat penerima BLT, dengan rendah hati dia meminta maaf atas keterlambatan pihaknya dalam penyerahan hak-hak masyarakat terdampak Covid-19 tersebut.

Dia mengaku, kendalanya ketika memvalidkan data penerima antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan desa, agar penerimanya tidak tumpang tindih.

“Memang mencocokkan data itu tidak mudah, sangat memakan waktu. Kita berusaha agar penerima bantuan tidak menerima dauble dan tidak menjadi permasalahan di belakang hari. Kami cukup hati-hati,” kata dia.

Meski demikian dia berharap, apa yang telah diterima masyarakat sedikitnya dapat meringankan beban hidup selama bulan suci Ramadan tahun ini. Mengingat begitu banyak kebutuhan dalam menyambut Idul Fitri, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga.

“Semoga bantuan ini dapat dibelanjakan untuk kebutuhan menyambut hari raya, paling tidak untuk kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.

Senada dengan pemerintah Desa Pulau Duyung, yang berharap BLT yang diterima dapat dipergunakan semaksimalkan mungkin oleh masyarakatnya.

“Semoga bantuan ini meringankan beban masyarakat. Dengan kerendahan hati kami mohon maaf atas keterlambatan ini,” ujar Naswer, Pjs Kades Pulau Duyung.

Sementara Camat Katang Bidare sangat mengapresiasi atas penyerahan BLT tersebut. Menurutnya memang waktu yang melakukan penyerahan di saat masyarakat memang betul-betul membutuhkan.

Di hadapan masyarakat penerima dia mengatakan, meski Covid-19 telah mencederai banyak sektor, salah satu perekonomian. Namun tidak memutuskan tali silaturahmi, dan rasa kepedulian sesama.

“Memang agak beda sekali ini, karena kita dalam kondisi Covid-19, tapi kondisi ini tidak memutuskan tali silaturahmi kita. Kita tetap ikuti aturan protap yang sudah ada. Semoga bantuan ini dapat dipergunakan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Saya juga mengungkapkan maaf, karena tak lama lagi kite Idul Fitri,” ucap dia dan menyerah paket bantuan secara simbolis.

Di tempat yang sama, salah satu warga penerima, Arafik mengucap terimakasihnya atas bantuan yang diberikan pihak desa. Bahkan dia memberikan saran, agar bantuan seperti ini tidak hanya diberikan dalam kondisi wabah. Namun tetap berlangsung dari tahun ke tahun.

“Kalau bisa pak, jangan hanya corona aja dapat pembagiannya tapi setiap tahun desa bantu. Bagus begitu, biar kami merasakan juga,” pungkasnya sambil bersyukur.(mrs)