Bintan

BLT Mulai Dibagikan Kepada Warga Bintan

Bupati Bintan Apri Sujadi menjelaskan pembagian BLT. (Posmetro.co/aiq)

BINTAN, POSMETRO.CO: Akhirnya, Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dijanjikan pemerintah Kabupaten Bintan dibagikan kepada warga.

Penyalurannya, mulai dilaksanakan secara bertahap, dari tanggal 7 Mei. Maka, terkait ini, Bupati Bintan menghimbau kepada bapak/ ibu untuk tetap di rumah. Nanti, petugas khusus yang sudah ditunjuk pemerintah, akan membagikannya langsung ke rumah-rumah warga yang telah didata sebelumnya.

Petugas khusus itu juga, akan didampingi pihak RT/RW setempat.
“Mohon kiranya warga Bintan dapat mendengarkan penjelasan kita sampaikan, agar lebih jelas dan memahami program bantuan ini,” ungkap Bupati Bintan, Apri Sujadi, Kamis (7/5).

Agenda penyerahan secara simbolis BLT itu, dilaksanakan Jumat, 8 Mei 2020. Pelaksanaanya dilaksanakan di tempat dan waktu yang berbeda. Adapun pembagian tempatnya sebagai berikut, di Bintan Timur, di kecamatan Toapaya. Kecamatan Gunung Kijang. Teluk Bintan. Bintan Utara. Seri Kuala Lobam. Teluk Sebong.

Apri Sujadi, menetapkan bahwa alokasi yang diluncurkan senilai Rp 1.800.000,- untuk setiap KK. Bantuan tersebut terhitung untuk 3 bulan mulai dari bulan April 2020. Adapun jumlah total warga yang akan menerima setelah diverifikasi dengan program bantuan pusat sebanyak 35.560 KK.

Adapun dari jumlah tersebut terdiri dari 26.428 KK penerima BLT Daerah yang bersumber dari APBD. Sedangkan sisanya 4.477 KK penerima BLT dari Pusat dan 4.068 KK penerima dana PKH.

“Untuk data warga PKH itu kan menerima insentif hanya Rp 200.000 per bulan dari pusat, jadi akan kita subsidi melalui APBD senilai Rp 400.000,- per bulan setiap KK. Sehingga total yang mereka terima akan sama dengan penerima lainnya. Total warga akan menerima senilai Rp 1.800.000,- Per KK Untuk 3 Bulan,” ujarnya lagi.

Menurutnya, selaku Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19, dirinya tetap berusaha menjaga kestabilan situasi masyarakat di Kabupaten Bintan. Menurutnya, dampak yang ditimbulkan akibat wabah ini sangat berdampak bagi kehidupan sosial.

“Untuk itu kita mengatur upaya pemenuhan segala kebutuhan dasar masyarakat dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Kita berdoa semoga musibah ini lekas berlalu sehingga kehidupan sosial masyarakat kita kembali normal dan pariwisata Kabupaten Bintan segera pulih,” tambahnya.(aiq)