Batam Kita

2 Warga di Batam Positif Covid-19, 83 Sampel Nunggu Hasil

Kadinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi. (Posmetro.co/dok)

BATAM, POSMETRO.CO: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebutkan dari pemeriksaan swab yang diambil dari 154-an orang, ada 71 sampel yang hasilnya baru diketahui. Di mana, 69 orang dinyatakan negatif dan dua orang dinyatakan positif dengan kasus nomor 31 dan 32. Sementara 83 sampel lagi belum diketahui hasilnya.

“Hasilnya baru keluar 71 sampel, 69 negatif dan dua orang yang positif hari ini,” kata Didi menjelaskan, Senin (4/5).

Dari jumlah 154 orang tersebut mayoritas penelusuran dari kontak primer dari pasien terkonfirmasi positif virus disease (Covid-19). Sementara kategori lain yang di-swab yakni masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid diagnose test (RDT) yang hasilnya reaktif. Serta beberapa orang pasien dalam pengawasan.

Didi menjelaskan, pengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan ini dibagi menjadi lima lokasi. Yakni RS Awal Bros, RSUD Embung Fatimah, RS Elisabeth Batam Kota, RSBP Batam, RS Budi Kemuliaan.

“Ada lima pool untuk pengambilan sampel lendir. Untuk RS Awal Bros total 28 orang yang merupakan hasil penelusuran di Puskesmas Tanjungsengkuang, Kabil, Botania, Tanjunguncang, dan Seipanas,” beber Didi.

Sementara di RSUD-EF ada 22 orang yang merupakan penelusuran Puskesmas Batuaji. Pengambilan sampel dibantu oleh RS Graha Hermine dan RS Charis Medika.

Selanjutnya, di RS Elisabeth Batam Kota ada 45 sampel. Hasil dari penelusuran Puskesmas Baloi Permai. Pengambilan sampelnya dibantu oleh RS Bhayangkara, RS Keluarga Husada, RS Soedarsono Darmasoewito Kabil.
Sementara di RSBP berasal dari Puskesmas Tiban Baru, Mentarau, dan Sekupang dengan total 32 orang. Dan dibantu RS Casa Medika dan Mutiara Aini dalam pemgambilan sampel.

Terakhir RS Budi Kemuliaan ada 27 orang yang diambil. Jumlah tersebut berasal dari Puskesmas Seipancur, Tanjungbuntung, dan Kampung Jabi. Tim ini dibantu oleh tenaga dari RS Harapan Bunda.

Seluruh sampel, kata Didi dibawa ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit (BTKL PP) Kota Batam untuk dilakukan pemeriksaan dengan alat Polymerase chain reaction (PCR).(hbb)