Hukum

Orang Gila Joget di Tengah Jalan, Trailer Tabrak Motor di Southlink

Pengendara motor tergeletak di pinggir jalan sebelum dibawa ke RSBP Batam. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Erwin, pengemudi trailer Mitsubishi ini tak menyangka kalau hari Sabtu (2/5) itu bakal bernasib sial. Kendaraan roda 10 yang dikemudikannya saat melintas di Jalan Gajah Mada dekat Southlink, Tiban Lama, Kecamatan Sekupang, Batam siang itu mengalami kecelakaan setelah menghindari orang menyeberang jalan.

“Saya kaget, tiba-tiba ada orang yang menyeberang dari kiri (hutan) ke Southlink,” cerita Erwin kepada petugas Unit Penanganan Lakalantas Polresta Barelang usai kejadian. Menurut Erwin, orang yang dimaksudnya itu mengalami gangguan jiwa.

“Orang gila. Bukan menyeberang, tapi malah joget-joget di tengah jalan. Saya kaget langsung banting setir ke kiri dan terjadilah (kecelakaan),” kenang Erwin.

Keterangan Erwin dibenarkan oleh pengendara motor berinisial A. Saat kejadian, motor yang ditunggangi A berada di belakang trailer yang bermuatan plat baja tersebut.

“Orang gila itu pakai kaos warna merah, tadinya bawa kardus. Setelah kejadian langsung pergi,” ujar A meyakinkan petugas di lapangan.

Sementara, pasca kecelakaan, kondisi korban memprihatinkan. Pengendara yang datang dari arah Seiladi menuju ke arah Sekupang dan sebaliknya ramai berhenti di pinggir jalan. Mengabadikan momen hingga membuat arus lalu lintas macet.

Berdasarkan informasi yang dihimpun POSMETRO.CO di lapangan, Trailer BP 8305 ZE warna putih yang dikemudikan Erwin hendak ke galangan kapal Tanjunguncang. Setiba di lokasi, karena menghindari orang yang menyeberang jalan, Erwin kemudian membanting kemudinya ke kiri.

Akibatnya, menabrak pembatas jalan dan pengendara motor Honda Vario BP 2790 IJ warna Hijau Putih yang dikendarai Muhammad Idris dan pengendara Honda Scoopy BP 2161 HP warna Hitam yang dikendarai Feni Kurniawati yang datang dari arah yang sama.

Muhammad Idris mengalami patah kaki kanan, patah tangan kiri, dan Feni Kurniawati mengalami patah tangan kiri, kaki kiri. Begitu juga dengan Erwin mengalami luka-luka.

“Korban langsung dievakuasi dengan mobil box ke RSBP Batam di Sekupang,” kata petugas di lokasi.

Muhammad Idris dari identitasnya diketahui adalah seorang buruh bangunan kelahiran Medan 16 Februari 1982. Sedangkan Feni Kurniawati, kelahiran Surabaya 11 Juli 1969 berdomisili di Tiban Diamond.

Keduanya saat ini masih dirawat di rumah sakit. Hingga kini, Unit Lakalantas Polresta Barelang masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut.(cnk)