Batam Kita

Disdik Siapkan Aplikasi Khusus Pendaftaran PPDB

Kadisdik Kota Batam, Hendri Arulan. Posmetro.co/dok)

BATAM, POSMETRO.CO: Di tengah kondisi pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Batam mempersiapkan jaringan khusus pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021 di tingkatan SD/SMP sederajat yang dilaksanakan Juni mendatang.

“Pendaftaran dibuka secara online atau menggunakan aplikasi khusus PPDB. Biar tidak lelet kami sudah siapkan jaringan yang cukup untuk melayani proses pendaftaran nanti. Karena online pasti ada kekhawatiran server tidak sanggup sehingga menyulitkan ketika mendaftar,” kata Hendri Arulan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Rabu (29/4).

Pihaknya juga akan membatasan pendaftaran peserta didik setiap hari. Hal ini agar data yang masuk berjalan lancar tanpa ada gangguan. Sehingga tidak ada keluhan saat aktivitas berlangsung. Pendaftaran siswa baru ini direncanakan akan dibuka awal bulan Juni mendatang.

Proses pendaftaran juga akan berlangsung lebih lama dari waktu sebelumnya. Hal ini untuk memudahkan orangtua dalam mendaftarkan anaknya. Karena sistem online berbeda dengan manual.

“Orang tua yang mendaftarkan anaknya harus lewat aplikasi dan tidak dibenarkan datang ke sekolah. Karena kita mengikuti protokol kesehatan. Paling tidak satu hari mungkin empat ribu yang bisa daftar ini contohnya. Makanya kami tengah siapkan betul servernya. Jangan ada keluhan ketika pendaftaran dibuka nanti,” kata Hendri.

Sementara, untuk petunjuk teknis hampir sama dengan tahun lalu. Siswa memilih dua sekolah yang dekat dengan lokasi tempat tinggal mereka. Nanti panitia PPDB akan melakukan verifikasi dan mengumumkan melalui online.

“Tetap tahap finalisasi. Nanti akan diumumkan tata cara mendaftar online ini, agar orangtua tidak kesulitan. Saat ini orangtua kan sudah pegang telepon pintar semua. Jadi saya rasa mereka paham menggunakannya,” beber Ketua PGRI Kota Batam itu.

Ia menjelaskan, dalam PPDB untuk jalur zonasi akan diberikan kuota paling banyak yakni 50 persen, jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi lima persen dan terakhir perpindahan orangtua 15 persen. Hendri berharap proses PPDB online nanti berjalan dengan lancar dan hasilnya lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Formasi tahun ini 50-30-5-15. Paling penting itu sekarang protokol kesehatan kita jalankan. Jangan ada pula orangtua yang ke sekolah. Berkasnya tidak adak diproses nanti,” imbau Hendri.

Hendri juga menegaskan kemampuan sekolah swasta dan negeri sanggup untuk menampung semua lulusan baik TK dan SD untuk melanjutkan jenjang pendidikan mereka. Namun, pada kenyataan banyak masyarakat yang masih merujuk ke sekolah negeri.

“Sebenarnya cukup. Namun yang mau ke negeri semua. Ini yang membuat daya tampung membludak di sekolah negeri. Kalau di lihat sekolah swasta juga ada. Jadi kita sarankan bagi masyarakat yang mampu setidaknya pilih swasta,” ucapnya.

Terpisah, Kepala SMPN 3 Batam, Wiwiek Darwiyati mengatakan sudah mendata jumlah siswa yang bisa ditampung saat PPDB mendatang. Sekolah memiliki sebelas ruangan dan akan ditempati 32 orang siswa. Jadi total ada 288 siswa nanti yang akan diterima. Hal ini sudah dipetakan pihaknya. Sementara, untuk pendaftaran PPDB online memang menjadi wacana. Para orangtua nanti mendaftar melalui aplikasi dan tidak datang ke sekolah.

“Nanti mendekat waktu pendaftaran, kami akan membentuk panitia PPDB untuk mengakomodir pendaftaran. Detail juknis PPDB masih nunggu dari Disdik. Kalau secara keseluruhan informasi sudah ada di edaran Mendikbud lalu. Seperti kuota masing-masing jalur yang dibuka,” pungkasnya.(hbb)