Batam Kita

Corona Merebak, Amsakar: Perlu Kewaspadaan Semua Pihak

Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, H Amsakar Achmad. (Posmetro.co/dok)

BATAM POSMETRO.CO: Melihat perkembangan terbaru kasus penyebaran Covid-19 di Kota Batam, Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, H Amsakar Achmad mengatakan, semua pihak harus lebih waspada terkait penyebaran virus asal Wuhan, Cina ini. Segala bentuk protokol kesehatan haruslah bisa ditaati untuk menekan jumlah kasus.

“Kita perlu kewaspadaan dari semua pihak. Sesuai protokol kesehatan yang diharapkan seluruh masyarakat patuh. Dengan cara tetap di rumah sekurang-kurangnya 14. Jika ini serentak dan sehati kita laksanakan. Insya Allah, tingkat penular bisa diminimalisir,” kata Wakil Walikota Batam iti saat konferensi pers melalui aplikasi Zoom, Senin (20/4).

Ia mengakui, jumlah kasus di Batam kemungkinan kedepannya akan meningkat. Melihat data dari ODP dan PDP yang disisir. Karena penularannya bisa terjadi di mana saja. Berdasarkan data Covid-19 Kota Batam ada sekitar 1.783 orang yang masuk status Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan 152 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Sementara PDP yang meninggal dunia berjumlah 20 orang. Dengan rincian 5 orang adalah pasien positif Covid-19, 1 orang reaktif rapid Covid-19 dan 14 orang pasien yang memiliki penyakit penyerta. Dan 29 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Jika kita patuh mengikuti protokol kesehatan dan juga imbauan dari pemerintah, saya yakin penularan ini akan terhenti. Karena sebaran Covid-19 ini sungguh luar biasa. Dari satu orang menular jadi dua orang dan seterusnya. Kita ingin betul-betul memutuskan mata rantai penyebaran virus ini,” ucap Amsakar tegas.

Amsakar juga menyampaikan bahwa apa yang telah dilakukan pemerintah dalam penanganan Covid-19 sudah berjalan dengan baik. Semua instansi dilibatkan, bantuan dari masyarakat terus mengalir. Pada intinya kata Amsakar semua pihak saling membantu untuk menanggulangi virus Corona ini.

“Bantuan terus berdatangan mulai dari masker, hand sanitizer, APD, PCR dan lainnya. Ini sudah sangat membantu meringankan tugas kami sebagai tim. Sehingga penanganan yang dilakukan berjalan lancar dan cepat selesai,” harap mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam itu.

Hal senada juga sudah disampaikan Wali Kota Batam dan juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid-19 Kota Batam, HM Rudi. Ia kembali menekankan sosial distancing, physical distancing dang wajib menggunakan masker sebagai tindakan pencegahan penyakit menular Covid-19 kepada seluruh masyarakat melalui surat edaran.

“Mau tidak mau, mau harus diterapkan physical distancing dan wajib memakai masker. Dan ini harus betul-betul kita lakukan untuk menekan penyebar Covid-19,” imbau Rudi saat itu.

Rudi mengatakan, protokol kesehatan wajib dilaksanakan. Pemko Batam selaku tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan seluruh pejabatnya sudah melakukan hal tersebut. Contohnya dengan membagikan ribuan masker ke instansi lainnya, kecamatan puskesmas, dan rumah sakit. Begitu juga pembagian hand sanitizer.

“Kita berharap hal ini bisa menjadi perhatian kita semua. Untuk bersama-sama mencengah virus ini. Jika ada warga yang masih tidak mematuhi akan diberikan tindakan tegas. Tapi kalau bisa saya berharap kesadaran masyarakat itu sendiri untuk menerapkan dan memakai masker,” kata Rudi.(hbb)