Karimun

Masyarakat PKH dan di Luar PKH yang Dapat Paket Sembako

Bupati Karimun, H Aunur Rafiq saat mengunjungi Pelabuhan Domestik Karimun. (Posmetro.co/ria)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Bupati Karimun, H Aunur Rafiq menyebutkan dalam waktu dekat akan menyerahkan bantuan sembako untuk masyarakat Karimun terkait program bantuan dalam masa Pandemi Covid-19.

Hal ini disebutkanya seiring penyerahan APD ( Alat Pelindung Diri ) dan vitamin untuk 7 kecamatan yang berada di luar Pulau Karimun besar, Sabtu (18/4).

Dimana sebelumnya seperti yang dirilis Kabag Humas Pemkab Karimun diberitakan dalam kesempatan itu juga Rafiq juga menjelaskan, mengenai pemberian sembako untuk masyarakat Karimun.

Yang mana dalam beberapa hari ini beredar bahwa pemerintah akan memberikan paket sembako kepada masyarakat Karimun.

“Iya memang benar akan ada pembagian sembako untuk masyarakat Kabupaten Karimun, tapi tidak sekarang,” ucap Rafiq kala itu.

Katanya, pihaknya sedang menunggu beras, gula dan bahan sembako lainya masuk di Kabupaten Karimun. Insya Allah dalam 4 hari puasa atau 10 hari ke depan akan kita bagikan karena bahan pokok tersebut harus kita datangkan dari Palembang dan Medan. Oleh sebab itu masyarakat Karimun diharapkan bersabar. Kedepan akan kita distribusikan melalui kecamatan, kelurahan dan desa di Kabupaten Karimum.

“Kita, Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun telah menyiapkan 80.000 paket sembako yang berasal dari Kabupaten 33.000 Paket (diluar data PKH/Program Keluarga Harapan), Provinsi 40.000 Paket ( diluar data PKH ) dan Pemerintah Pusat 7.000 Paket Sembako ( yang terdata di PKH ) dengan total 80.000 paket yang akan di serahkan untuk 1 Desa 350 paket dan 1 Kelurahan 500 Paket. Insha Allah masyarakat Karimun yang terdata di PKH sesuai data pemerintah dan masyarakat yang terdata di luar PKH nanti juga akan menerima sesuai pendataan yang dilakukan secara menyeluruh,” ucap Rafiq.

Hal ini meralat berita sebelumnya yang dirilis Kabag Humas Pemkab Karimun, Didi Irawan.

“Jadi ralat, bukan semua masyarakat Karimun yang menerima seperti disebutkan sebelumnya, tapi yang terdata di PKH dan di luar PKH nantinya ini revisi rilisnya,” ucap Didi.(ria)