Kepri Jaya

Isdianto Langsung Perintah Beli Bahan Pendukung, agar PCR Langsung Optimal

Galeri foto

Plt Gubernur Kepri, H Isdianto memeriksa kesiapan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam dalam melaksanakan pemeriksaan Covid-19, Senin (6/4) petang. (Posmetro.co/ist)

KEPRI, POSMETRO.CO: Plt Gubernur Kepri, H Isdianto langsung memeriksa kesiapan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam dalam melaksanakan pemeriksaan Covid-19. Apalagi dua unit Polymerase Chain Reaction (PCR) bantuan Singapura sudah tiba. Jika bisa beroperasi, Kepri bisa cepat mengetahui hasil swab dan tak harus ke Jakarta.

“Segera beli bahan pendukung yang diperlukan untuk melengkapi beroperasinya alat ini,” kata Isdianto usai meninjau BTKLPP, di Sagulung, Batam, Senin (6/4) petang.

Perintah itu disampaikan langsung kepada Kadis Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana dan Kepala BTKLPP Kelas I Batam. Tjetjep dan ikut mendampingi Isdianto memeriksa kesiapan BTKLPP Batam. Masuh dari satu ruangan ke ruangan lainnya.

Saat ini, sudah ada dua unit PCR bantuan Singapura dan 20.000 test kit. Namun, untuk beroperasi masih dibutuhkam bahan pendukung lainnya.

Setelah perintah Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepri itu, langsung dilakukan pemesanan 1.000 unit bahan pendukung untuk mendapatkan hasil tes yang semakin akurat.

Bahkan, kata Tjetjep kepada Isdianto, dengan pemeriksaan di BTKLPP Kepri, hasil akan lebih cepat didapat pasien.

Jika menunggu pemeriksaan di Jakarta, dibutuhkan waktu delapan hari baru dapat. Sementara, jika sudah dicek di BTKLPP Batam, dua hari hasil pemeriksaan swab sudah keluar.

“Hasil cepat ini sangat menguntungkan pasien,” tambah Tjetjep.

Tjetjep menambahkan, Isdianto pun akan memberikan insentif untuk tenaga BTKLPP. Sehingga kinerjanya diharapkan semakin optimal, cepat dan tepat.

Sebelumnya, Sekdaprov H TS Arid Fadillah juga melakukan peninjauan dan kesiapan BTKLPP ini. Arif juga memantau kesiapan BTKLPP ini melakukan pemeriksaan terhadap Covid-19.(adv)