Advertorial

DPRD Batam Minta Pemko Segera Ajukan Dana Penanganan Covid-19

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: DPRD Kota Batam meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam segera mengajuan perubahan atau realokasi anggaran APBD 2020 dalam penanggnan pandemi Covid-19.

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mendukung keputusan yang diambil pemerintah setempat dalam penanggulangan Covid-19. Jika memang ada penggeseran atau pengalihan di anggaran 2020, teknisnya akan dibahas pada APBD- Perubahan Kota Batam.

“Untuk alokasi APBD pada prinsipnya, untuk anggaran 2020 pos itu tak ada. Maka, jika untuk kepentingan penangganan Covid-19. Kalau memang harus diadakan pakai APBD harus ada prosesnya dari pemerintah. Idealnya, di APBD-Perubahan. Karena kondisi seperti ini harus butuh kecepatan,” kata Nuryanto, kemarin.

Hal ini kata Nuryanto sesuai arahan dari pemerintah pusat. Namun demikian, pihaknya memberi waktu kepada Pemko Batam untuk segera menghitung hal-hal apa saja yang harus digeser atau dialihkan. Sehingga, tidak menyalahi prosedur yang ada.

“Jika Pemko Batam mau mengambil langkah pergeseran atau pengalihan anggaran dari pos satu ke pos yang lain, silahkan saja. Dihitung dulu untuk apa dan buat apa dan berapa nilainya. Kalau bergeser, dimana pos yang digeser,” jelas politikus PDI-Perjuangan itu.

Melihat kondisi wabah Covid-19 semakin meresahkan dan memerlukan penangganan yang cepat, DPRD Batam saat ini sangat siap untuk membahas pergeseran anggaran bersama anggota dewan yang lain. Bahkan, Nuryanti meminta Pemko Batam bergerak cepat.

“Segera ajukan kami siap membahas bersama teman-teman lainnya. Lebih cepat lebih bagus,” tegas Nuryanto.

Sambungnya, jika ada dana atau tidak ada dananya, itu tidak termasuk kewenangan DPRD Batam melainkan Pemko. Sebab, APBD tahun 2020 sudah disetujui bersama.

“Karena anggaran 2020 sudah diketuk (Setuju) kemarin. Jika ada perubahan dan tidak terealisasi pendapatan, itu yang harus dilaporkan ke DPRD. Sehingga ada langkah bersama dan itu sudah tugasnya,” katanya.

Sementara untuk dana taktis bencana dalam ABBD 2020, hanya sebesar Rp 4 miliar yang tentunya dana itu tidak cukup dalam penanganan virus corona ini. Karena itu perlu dilakukan pergeseran anggaran dari APBD 2020 untuk penanganan virus corona yang saat ini sudah selesai pembahasan di Pemko Batam.

Sekaligus anggaran dalam bantuan langsung yang akan diberikan Pemko Batam kepada masyarakat tidak mampu serta pekerja yang penghasilannya terdampak atas kasus corona ini.

“Tinggal kita nunggu dan saya sudah konfirmasi kepada teman-teman khususnya Banggar jika nanti ada permohonan ada pembahasan dari mereka siap untuk membahas. Tinggal kita menunggu pengajuannya dari pemerintah Kota Batam,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Batam Budi Mardiyanto. Untuk melawan virus Corona DPRD Batam siap membantu. Maka dari itu, ia meminta Pemko Batam segera mengajukan hal-hal yang menjadi prioritas dalam penanganan virus ini.

“Kita sama-sama membantu pemerintah dalam melawan Covid-19. Seperti pos-pos apa yang digeser atau dialihkan ini harus diajukan Pemko Batam. Jadi masih menunggu,” pungkasnya.(hbb/adv)