Lingga

Camat Lingga Sediakan 4.000 Liter Disinfektan, Besok Disemprotkan di Fasum

Koordinasi Camat Lingga, Satpol PP, Puskesmas dan anggota Polsek, terkait penyemprotan cairan disinfektan secara massal di fasilitas umum Daik Lingga. (Posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Camat Lingga bersama Uspika Kecamatan (Uspika), Satpol PP, GOW dan organisasi akan melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di fasilitas umum (Fasum) di wilayah Kecamatan Lingga.

Camat Lingga Yulius menuturkan, sekarang mereka melakukan rapat koordinasi dengan Uspika, Satpol PP terkait aksi sosial secara massal penyemprotan di beberapa titik yang akan dilaksanakan pada hari Selasa (31/3) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

“Insya Allah besok aksi massal ini akan kami jalankan bersama Uspika, mulai dari TNI/Polri, Puskesmas, Satpol PP/Damkar, GOW , KNPI, Perpat serta organisasi lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Lingga,” ungkap Yulius, Senin (30/3).

Kata Yulius lagi, untuk mempersiapkan aksi sosial nantinya, pihaknya sudah menyiapkan 4.000 liter disinfektan dengan menggunakan tanki air Damkar, akan disemprot ke titik-titik fasiltas umum yang sudah direncanakan.

“Aksi massal ini untuk pencegahan masuknya Virus corona di wilayah Kecamatan Lingga. Fasilitas umum menjadi target kita nantinya secara bersama-sama,” jelasnya.

Fasilitas umum yang kami maksud, sambung Yulius, pelabuhan, terminal, jalan, perkantoran serta tempat berkumpul lainnya, sebagi bentuk pencegahan Covid-19 di wilayah Kecamatan Lingga umumnya Kabupaten Lingga.

Dia juga menghimbau ke masyarakat agar tidak panik dan teruslah mengedepankan pola hidup sehat dan jangan berkumpul di tempat umum, ikuti anjuran pemerintah supaya tidak terindikasi dari hal yang tidak di inginkan.

Kepala Puskesmas Daik Lingga dr. Roni mengaku, memang sampai hari ini wilayah Kecamatan Lingga khusunya umumnya Kabupaten Lingga masih nihil terindikasi Covid-19, namun langkah antisipasi harus gencar di buat serta butuh kepedulian bersama.

“Meskipun nihil, namun kewaspadaan harus dilakuka, meskipun bloking area sudah di lakukan Pemerintah Kabupaten Lingga. Masyarakat harus ikuti anjuran pemerintah supaya kita semua bersama-sama mewaspadai viruscorona,” ujar Roni.

Lanjut pria yang tergabung dalam tim gugus penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Lingga ini lagi, virus yang tidak terdeteksi tersebut mudah terjangkit dengan masa inkubasi 14 hari, untuk itu dia meminta masyarakat harus waspada dan ikuti anjuran pemerintah dan pihak kesehatan.

“Sulitnya masa inkubasi itu paling cepat 6 atau 7 hari, waktu panjang 14 hari, untuk itu kita meminta masyarakat jika memang merasa flu dan batuk cepat lakukan pemeriksaaan ke fasilitas kesehatan terdekat,” himbaunya.

Katanya lagi, Puskesmas juga sudah melakukan langkah-langkah mengantisipasi wabah yang mudah terjangkit seperti melakukan himbauan keliling dengan menggunakan ambulance sertaembsri himbauan lainnya sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan.

“Pastinya ikuti anjuran pemerintah, semoga kita semua lepas dari virus yang dengan mudah mewabah dari satu orang ke orang lain. Semoga penyemprotan massal disinfektan besok dapat meminimalisir wabah yang sedang mengkhawatirkan kita semua sekarang ini,” pungkasnya.(mrs)