Metro Kepri

MUI Kepri Imbau Salat di Rumah, Adzan dan Murotal Tetap Ada

Pihak MUI Kepri saat menggelar konfrensi pers, Rabu (25/3). (Posmetro.co/cnk)

BATAM, POSMETRO.CO: Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepri, Edi Safrani mengatakan, wabah itu ada di setiap zaman. Mulai dari tahun 900 Masehi, abad 12, abad 18 hingga saat ini.

“Jadi di Makkah itu sudah 40 kali tidak melaksanakan ibadah haji di Makkah karena wabah,” kata Edi menjawab POSMETRO.CO, Rabu (25/3).

Menyikapi semakin melebarnya dampak penyebaran virus corona dan perlu adanya upaya-upaya pencegahan dan penanggulangannya, MUI Provinsi Kepri, MUI Kota Batam dan MUI Kota Tanjungpinang mengeluarkan Taushiyah yang mengatur 7 Poin tentang penyelenggaraan salat wajib.

“Pertama, MUI meminta kepada umat Muslim di Kepri agar meyakini dengan aqidah bahwa wabah virus corona covid 19 ini adalah musibah dari Allah SWT,” ujar Wakil Ketua Umum MUI Kepri, Bambang Maryono, saat konfrensi pers.

Kemudian MUI meminta agar umat muslim menyelenggarakan salat fardu di rumah masing-masing dan tidak lagi di Masjid dan Musala, namun pelaksanaan Adzan dan murotal tetap ada setiap waktu salat.

Selanjutnya MUI meminta agar lafaz Adzan ditambah dengan lafadz Shollu Fii Rihalikum sesuai hadis Rasulullah SAW atau cara yang kedua Kalimah Hayya Ala Sholla diganti dengan Shollu Fii Buyitikum.

Lantas mengimbau agar tidak menyelenggarakan kegiatan agama yg melibati orang banyak di masjid dan musala serta yang terakhir memakai di setiap salat fardu membaca kunut Nazilah serta perbanyak berdoa dan berzikir.

Sekretaris MUI Kota Batam, Santoso menjelaskan Taushiyah ini dikeluarkan setelah MUI Kepri, Batam dan Tanjungpinang menggelar sidang Komisi Fatwa pada Rabu (25/3).

“Agar seluruh umat muslim di Kepri, seluruh pengurus Masjid dan Musala mengikuti anjuran ini, sampai batas waktu yang ditentukan nantinya,” imbaunya. Hal ini dikarena unyuk saling menjaga dan menghindari semakin berkembangnya virus corona. Santoso menambahkan, saat ini ada sekitar 3.000 masjid dan musala di Kepri.(cnk)