Lingga

Ferry Reguler di Lingga Distop Selama 14 Hari, Dimulai 28 Maret

Kadishub Kabupaten Lingga, Selamat. (Posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Maraknya kabar akan dihentikan pelayaran trayek Lingga – Tanjungpinang dan Lingga – Batam terkait isu virus Corona yang kian marak baik di dunia, nasional bahkan Provinsi Kepri, membuat masyarakat banyak yang mendapatkan kabar simpang siur keberangkatan kapal akan dihentikan sementara ke Lingga.

Selain itu pula, sebagian warga Lingga mengusulkan pada Pemerintah Kabupaten Lingga untuk menghentikan trayek ferry reguler dan jalur penerbangan ke Kabupaten Lingga, sebab langkah tersebut akan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ke Lingga, meski Lingga dinyatakan sampai saat ini belum ada yang terindikasi dengan virus yang mudah terjangkit atau menular tersebut.

“Memang satu-satunya jalan atau langkah, Pemkab Lingga harus mengambil langkah ini tapi harus melalui kajian dan analisa terlebih dahulu jika memang tingkat kekhwatiran warga Lingga sudah memuncak,” kata Roni warga Lingga juga coba mengusulkan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Lingga, Selamat ketika di konfirmasi terkait beredarnya kabar itu mengaku kalau sekarang ini belum ada kabar atau off sementara ferry reguler ke Lingga baik dari Tanjungpinang atau ke Batam.

“Belum ada dilakukan penghentian sementara ferry reguler kita, sekarang masih berlayar melayani trayek seperti biasa baik dari Dabo, Tanjungbuton, Sungai Tenam dan Pancur. Sekarang ini tetap berlayar seperti biasa,” ungkap Selamat, Senin (23/3) malam.

Dia mengaku dalam perjalanan menuju Dabo Singkep untuk rapat bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid-19 di Kabupaten Lingga, namun jika memang rapat ada membahas ke arah itu akan disampaikan.

Setelah melalui pertemuan dengan tim gugus di Gedung Daerah Dabo Singkep, kabarnya Bupati Lingga mengintruksikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga untuk melakukan pertemuan dengan pihak operator kapal atau ferry trayek Kabupaten Lingga, Pinang dan Batam.

Pengakuan Kadis Perhubungan melalui via seluler miliknya, adapun keputusan rapat mereka bersama Bupati Lingga, Forkompinda, OPD, operator kapal/ferry dan pihak terkait lainnya, maka diputuskan kapal atau ferry reguler masuk ke Lingga distop sementara sampai batas waktu yang ditentukan.

“Dalam forum malam ini maka diputuskan, kapal/ferry reguler Batam, Pinang ke Lingga di stop sementara terhitung tanggal 28 Maret 2020 hingga 14 hari kedepan, guna meminimalisir masuknya virus Corona yang kian hari meresahkan orang secara umum,” kata Selamat, Selasa (24/3) malam.

Dia mengaku, kalau dia masih di Gedung Daerah di Dabo Singkep terkait memutus mata rantai virus yang sudah menjadi trending topik sekarang ini. Meski jalur reguler sudah di stop, namun jalur Bandara dan Kapal Kargo masih berjalan seperti biasa namun tidak luput dari pantauan tim gugus nantinya.

“Kalau Kapal Kargo, tetap jalan sebab akan memasok kebutuhan pokok ke Kabupaten Lingga, namun tidak dibenarkan membawa penumpang, semua itu akan dipantau nantinya setiap Kapal cargo masuk ke wilayah Kabupaten Lingga,” ujar Selamat lagi.

Dia juga dengan tegas menyaksikan, jika memang ada kapal/ferry carteran dari luar Kabupaten Lingga masuk ke Lingga akan ditindak dengan cara menyuruh kembali ke tempat asal sebab sudah menjadi komitmen bersama dalam memutus mata rantai Covid-19 masuk ke Lingga.

“Seiring berjalannya waktu tidak dibenarkannya kapal/ferry reguler masuk ke Lingga, namun kami tetap mengkaji dan mengevaluasi seiring berjalannya waktu. Namun masyarakat kita harap sabar dan jangan panik, tetaplah menjalankan pola hidup sehat serta himbauan dari pemerintah dan pihak kesehatan agar kita semua terhindari dari virus yang sudah mewabah di luar sana,” tukasnya.

Informasi terakhir dari Juru Bicara Dinkes Lingga Wirawan Trisna Putra menyampaikan, sampai hari ini Lingga masih 0 persen terkait Covid-19, namun dia tetap menghimbau masyarakat tidak panik dan mengedepankan pola hidup sehat sesuai anjuran pemerintah dan pihak kesehatan.

“Alhamdulillah sampai hari ini Lingga 0 persen, namun tim gugus tetap menjalankan tugasnya sesuai prosedur setiap pintu masuk pelabuhan dan bandara. Kami harap masyarakat tetap mengedepankan pola hidup sehat,” pungkasnya, Selasa (23/3).(mrs)