Natuna

DPRD Natuna Sidak Pasar dan Bulog

Pimpinan dan Lintas Komisi DPRD Natuna melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Bulog Ranai.(Posmetro.co/ist)

NATUNA, POSMETRO.CO: Pimpinan dan lintas Komisi DPRD Natuna melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Tradisional Ranai, Natuna, Selasa (24/3) siang. Usai dari pasar selanjutnya ke Bulog yang berada di Jalan Yos Sudarso Ranai.

Dalam Sidak tersebut, tampak hadir Ketua DPRD Natuna, Andes Putra, Wakil Ketua II DPRD Natuna, Jarmin Sidik, Ketua Komisi I, Wan Harismunandar, Ketua Komisi II Marzuki serta anggota DPRD lainnya seperti Azy Aska dan Hendri FN.

Di pasar Ranai, pimpinan DPRD dan anggota Komisi menanyakan langsung ke pedagang terkait harga dan stok barang setelah pemerintah mengeluarkan himbauan sosial distancing dalam rangka antisipasi Penyebaran Covid-19.

Menurut salah seorang pedagang, Erwin, ketersediaan kebutuhan pokok dan sayuran masih mencukupi. Sedangkan harga tidak ada kenaikan, namun aktifitas pasar menjadi agak sepi.

“Sejauh ini harga dan stok sembako masih stabil termasuk harga sayur-sayuran. Hanya saja pengunjung pasar yang agak sepi,” ungkap Erwin salah seorang pedagang di Pasar Ranai.

DPRD Natuna melakukan Sidak ke Pasar Tradisional Ranai, Natuna,

Menurut pedagang tersebut, pasar sepi telah terjadi sejak beberapa hari lalu.

“Pasar sepi sejak beberapa hari lalu. Imbasnya pemasukan kami jauh berkurang,” kata Erwin lagi.

Sementara itu, Ketua DPRD Natuna, Andes Putra meminta kepada pedagang agar tenang dalam menghadapi situasi sekarang.

“Kita minta kepada para pedagang untuk tak resah, tenang dan tetap beraktivitas selama imbauan pemerintah terhadap antisipasi penyebaran Covid 19,” ungkap Andes Putra.

Andes juga menambahkan, bahwa Stok beras di Gudang Bulog untuk tiga bulan ke depan masih aman.

“Kita juga menghimbau kepada masyarakat agar tak perlu cemas tentang harga harga dan stok Sembako. Kami dari Legislatif dan Dinas Peridustrian dan Perdagangan selalu mengontrol. Untuk stok Sembako kita aman hingga empat bulan ke depan,” kata Andes Putra.

DPRD Natuna jamin ketersediaan Sembako.

Segaimana diketahui kata Andes Putra, stock beras di gudang Bulog Ranai sebanyak 100 ton dan di gudang Bulog Sedanau masih tersedia 90 ton termasuk yang belum bongkar di kapal.

Dia menjelaskan kebutuhan beras bulog perbulannya disaat situasi normal, pihak Bulog mendistribusikan sebanyak 150 ton per bulan.

“Dengan adanya wabah Covid -19 ini pihak Bulog berencana akan menambah distribusi beras bulog untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat ini,” terang Andes.

Selain ketersediaan stock beras Bulog hasil pengecekan dan pemantauan dilapangan. Harga sembako di pasar Tradisonal Ranai masih relatif stabil belum ada lonjakan harga yang signifikan.

“Untuk harga sembako seperti cabe, minyak makan dan ikan masih stabil hanya saja keluhan pedagang sepi dari pembeli,” sebut Andes Putra lagi.

Andes mengimbau kepada masyarakat Natuna jangan sampai terjadi panic buying (pembelian berlebih-lebihan) agar tidak menganggu ketersediaan pangan.

“Terlebih adanya juga himbauan pihak aparat kepolisian untuk tidak menimbun sembako dan memanfaatkan situasi wabah corona untuk mencari keuntungan,” kata Andes Putra.

Ketua DPRD Natuna tersebut mengajak masyarakat Natuna untuk bersama-sama melawan wabah virus corona dengan tetap menjaga pola hidup sehat, menjaga kebersihan, aktivitas olahraga, minum vitamin yang cukup untuk menambah daya tahan tubuh.

“Selain itu hindari tempat keramaian serta berdoa, beriktiar agar virus corona cepat berlalu. Mari bersama-sama kita lawan Covid 19,” ajak Ketua DPRD Natuna, Andes Putra.(*/red)