Batam

April, Masjid Raya Batam Direvitalisasi

Masjid Raya yang berlokasi di Batamcentre, Kota Batam. (Posmetro.co/hbb)

BATAM, POSMETRO.CO: April mendatang, revitalisasi Masjid Raya Batamcentre mulai dikerjakan. Hal ini diutarakan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCK-TR) Kotam Batam, Suhar, Selasa (18/2).

“Saat ini tengah lelang di LPSE Pemko Batam. Kalau lancar 31 Maret nanti penandatangganan kontrak, April mulai dikerjakan,” jelasnya.

Pengerjaan revitalisasi Masjid Raya ini menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) multiyears berkisar Rp 172 miliar. Untuk tahun ini anggaran awal yang disiapkan Rp 17,2 miliar.

“Total anggaran multiyears yang dibutuhkan mencapai Rp 172 miliar,” sebut mantan Kabid Sumber Daya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam itu.

Suhar memaparkan, pada desain revitalisasi ini akan ada empat penambahan menara baru. Tiga di antaranya dibangun setinggi 65 meter, sama dengan menara yang sudah ada saat ini. Sementara satu menara akan dibangun setinggi 100 meter dengan lift. Tak hanya menara, perombakan juga akan menyentuh bagian depan masjid.

“Kalau bangunan utama tidak dirubah. Cuman ada penambahan dan perbaikan. Seperti penambahan kapasitas bangunan di sayap kiri dan kanan masjid,” papar Suhar.

Pada sisi timur masjid tersebut akan dibangun basement atau ruang bawah yang dapat dimanfaatkan untuk tempat parkir. Sarana wudhu juga akan terletak di bagian bawah masjid tersebut.

“Bekas tempat wudhu yang lama, kita benahi. Jadi ada tempat parkir yang luas sekaligus pagar masjid,” ucapnya.

Selain revitalisasi Masjid Agung Batamcentre di tahun ini, Pemko Batam bakal menyediakan tempat kuliner khusus di area masjid tersebut.

“Di sini (area Masjid Agung) kita buat kuliner yang layak, tempatnya bagus, bersih, mau makan bisa ke sini. Kuliner khusus, ini perlu habis sholat bingung cari makan,” jelas Wali Kota Batam HM Rudi saat itu.

Penyediaan tempat kuliner ini nantinya dapat membantu operasional Masjid Agung. Sehingga pihaknya berinisiatif menyediakan kantin khusus kuliner.

“Kalau AC central operasional besar, satu bulan tidak cukup Rp200 juta. Maka harus ada perputaran uang disini (Tempat kuliner) untuk membantu,” ulas mantan anggota dewan itu.

Rudi menjelaskan, Masjid Agung akan lebih sempurna. Di mana atas masjid diubah jadi kubah bulat, nanti ada lima menara, satu di antaranya menara tembus pandang 100 meter.

“Tapi kita tidak merubah total. Cuman tambah ke kiri ke kanan, dan ke belakang. Tempat wudhu jauh, kita buat dekat penambahan parkir,” tuturnya.(hbb)