Metro Sport

Kejuaraan Jujitsu Bakamla Zona Maritim Barat Diikuti Atlet Terbaik se-Kepri

Para juara foto bersama usai kompetisi jujitsu yang digelar di Kantor Bakamla Batam, Minggu (19/1). (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Dikemas seperti piknik keluarga. Tapi, ini kejuaraan. Metro Martial Arts Newaza Championship. Kompetisi jujitsu ini digelar di Kantor Bakamla Batam, Minggu (19/1). Diikuti sejumlah atlet terbaik se-Kepri. Ada atlet profesional Mixed Martial Arts (MMA) juga yang ambil bagian.

Kepala Kantor Keamanan Laut Zona Martim Barat, Laksamana Pertama Bakamla Eko Murwanto menyebut, kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi bakat anak muda Kepri, khususnya di bidang olahraga beladiri Jujitsu. Ia optimis, ke depan, banyak atlet-atlet jujitsu terbaik dari Kepri.

Terpenting, kata dia, Kepri yang berbatasan langsung dengan negara tetangga bisa menjadi cerminan generasi muda Indonesia.

“Generasi muda Kepri terhindar dari hal-hal negatif dan pengaruh buruk karena aktif dan berprestasi di cabang olahraga, khususnya jujitsu,” sebutnya.

Pembina event Metro Martial Arts Newaza Championship, Kolonel Bakamla David Hastiadi mengatakan, kejuaraan ini digelar dengan tujuan untuk menyaring atlet-atlet terbaik di Kepri.

“Kami berusaha mewadahi generasi muda Kepri untuk hal-hal positif. Kejuaraan jujitsu ini, salah satu bentuk kepedulian kami pada generasi Kepri,” kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Operasional Kantor Keamanan Laut Zona Maritim Barat ini.

Ia juga memotivasi para atlet yang bertanding. “Kegiatan positif yang kita lakukan sekarang, dampaknya bisa dirasakan pada sepuluh tahun di masa yang akan datang,” katanya.

Bentuk kepedulian David tak sekadar memfasilitasi atlet jujitsu. Ia juga aktif berlatih beladiri jujitsu. Sebagai seorang penegak hukum, kata dia, beladiri jujitsu sangta praktis sebagai bekal dalam bertugas. Karena teknik
beladiri jujitsu adalah melumpuhkan dengan cara yang cepat dan tepat.

Firstan Rio, Ketua Panitia menyebut, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Indonesia Spider Jujitsu (ISJ) dan Metro Martial Arts bersama Badan Keamanan Laut Zona Martim Barat. Ada 65 atlet yang bertanding. Mereka merupakan atlet yang sudah lolos seleksi di dojo masing-masing.
Karena kegiatan hanya digelar sehari, panitia membatasi jumlah atlet.

“Atlet yang bertanding hari ini, merupakan atlet-atlet terbaik yang sudah direkomendasikan oleh pelatih di masing-masing dojo,” katanya.

Puluhan peserta itu berasal dari 9 dojo dan camp beladiri di Kepri. Mereka datang untuk jadi yang terbaik di pertandingan ground fight. Hasilnya? Mereka puas.

“Kompetisi ini dipastikan akan memotivasi kami untuk makin mengasah kemampuan, terutama di ground fighting. Setidaknya pada kejuaraan ini, kami bisa mengukur hasil latihan kami selama ini,” kata Adi, seorang atlet yang juga seorang petarung MMA. Di hari pertandingan, tak hanya atlet, pelatih dan oficial yang datang.

Lokasi kejuaraan juga dipadati para orangtua dan kerabat atlet. Mereka seperti menikmati suasana di bawah rindangnya pepohonan. Keakraban terjalin. Ya, seperti piknik saja. Berprestasi sambil berekreasi.(chi)