Lain

Pesilat Singapura dan Malaysia Ikut Kejuaraan di Batam

Pesilat dini, saat ikut kejuaraan silat yang digelar PSHT. Foto: (Dok. PSHT)

BATAM, POSMETRO.CO: Turnamen Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ke-17 yang akan digelar di Batam sangat istimewa. Sebab, selain diikuti pesilat dari Kepri juga datang pesilat Singapura, dan Malaysia.

Menurut Wakil Ketua Bidang Organisasi PSHT Batam, Zainal Abidin, kejuaraan Pencak Silat ini akan diselenggarakan pada 24-26 Januari 2020 di Mall Botania 2. “Pesertanya sekitar 600 orang. Termasuk dari Singapura dan Malaysia,” tambah Zainal sapaan akrabnya kepada POSMETRO.CO di Batam Kota, Kamis (17/1).

Khusus untuk pesilat dari semenanjung Malaya, kata Zainal, baru pertama kali mengikuti kejuaraan tahunan yang digelar PSHT nanti. “Cabang di Singapura ini baru satu tahunan ini terbentuk. Makanya baru ikut. Begitu juga Malaysia,” terang Manajer Produksi Air Minum Mindy.

Sementara, untuk dari peserta Kepri berasal dari Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun dan Natuna. “Dan khusus para peserta dari Batam dan sekitar sudah mengikuti rangkaian seleksi dari beberapa wilayah,” ia melanjutkan.

Ada pun wilayah pertama yakni, Batuaji dan Sagulung. Lalu Mukakuning, Tanjungpiayu, Batam Kota. Dan wilayah ketiga Lubukbaja, Bengkong, serta Batuampar.

WAKAPOLDA Kepri Brigjen, Yan Fitri saat bersama pengurus PSHT.

Nah, dari hasil penyaringan ketiga wilayah tadi, mereka yang mewakili pertandingan di Mall Botania 2. “Di puncak kejuaraan Pencak Silat Cup nanti disediakan tiga gelanggang. Yang dibagi kelas usia dini, pra remaja, remaja dan dewasa,” paparnya.

“Kategori dewasa ini dibagi lagi menjadi siswa dan warga,” ujar Zainal menambahkan.

Zainal menjelaskan, kejuaraan silat yang sudah diagendakan tiap tahun itu, tujuannya mencari bakat dan prestasi. Karena para atlet ini yang nantinya akan mewakili Kepri. “Atlet kami sudah mewakili Kepri di PON, bahkan mewakili Indonesia di Sea Games beberapa waktu lalu,” terangnya.

Karena itu Zainal berharap kejuaraan silat yang digelar nanti mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Karena atlet silat telah mengharumkan nama daerah Kepri baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Dari PON (Pekan Olahraga Nasional) lalu atlet kami menyumbang medali emas dan Asean Game mendapat medali perak. Makanya kami berharap partisipasi pemerintah agar kejuaraan ini berjalan sukses,” pungkasnya.(esa)