Batam

Kematian Pengusaha Online? Polisi: Masih Tunggu Hasil Otopsi

Instalasi forensik RS Bhayangkara Polda Kepri. (Posmetro.co/cnk)

BATAM, POSMETRO.CO: Hampir satu bulan Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Batamkota mendalami penyelidikan penyebab tewasnya Santo, pengusaha online di Batam. Jasad warga Green Orchid, Batamkota itu terpaksa diotopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.

“Tinggal tunggu hasil laboratorium forensik Polri di Jakarta,” ujar Kanit Reskrim Batamkota, Iptu Eka Putra menjawab pertanyaan POSMETRO.CO, Senin (13/1).

Diakui Putra, memang setelah dilakukan pemeriksaan awal (visum et repertum) tidak ada tanda- tanda kekerasan dan lainnya. Ada dugaan tidak wajar. Kemudian dilakukanlah otopsi terhadap pengusaha online di Batam tersebut.

Pada Minggu 15 Desember 2019 itu, Santo mendadak dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros, Baloi. Setiba di rumah sakit, nyawanya tak tertolong. “Informasinya sudah meninggal dibawa ke rumah sakit,” ujar sumber POSMETRO.CO.

Belum diketahui pasti kenapa Santo dibawa ke rumah sakit saat itu. Tapi, kepolisian mensinyalir ada yang janggal akan kematian Santo. Sejumlah saksi-saksi sudah diperiksa usai kejadian. Termasuk sekuriti di perumahan Green Orchid, Batamkota.

Informasi yang dihimpun di lapangan, sebelum meregang nyawa, Santo disebut-sebut sempat adu mulut di telepon dengan seorang wanita. Perempuan cantik itu juga sudah dimintai keterangannya oleh polisi. Santo juga seorang pengusaha yang terkenal di lingkarannya.(cnk)