Politik

Pasangan SIPP Ambil Fomulir Pendaftaran di Partai Hanura

Jumaga Nadeak Bendahara DPD PDI-P Kepri mewakili pasangan bakal calon Soerya-Isdianto mengambil formulir pendaftaran di Partai Hanura. (Posmetro.co/hbb)

BATAM, POSMETRO.CO: Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo-Isdianto mengambil formulir pendaftaran Pilkada 2020 ke Partai Hanura Provinsi Kepri di Sekretariat DPD Partai Hanura Ruko Greenland Batamcenter, Kamis (5/12).

Pengambilan formulir diwakilkan Bendahara PDI-P Kepri, Jumaga Nadeak. Karena pasangan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut tidak dapat hadir.

“Beliau berdua tengah berada di Jakarta ada urusan. Jadi saya mewakilkan dari tim PDI-P untuk mengambil formulir ke Partai Hanura,” ujar Jumaga.

Ia menjelaskan, ada dua formulir yang diambil pihaknya yakni balon for Kepri I dan Kepri II. Pasangan yang disapa Soerya-Isdianto Pasti Paten (SIPP) ini, sebelumnya sudah mengambil formulir pendaftaran di beberapa partai lainnya. Di antaranya PDI-P, PKB, dan Gerindra.

“Saat ini sudah empat fomulir pendaftaran yang sudah kita ambil termasuk ke Hanura. Rencananya, kita akan mengambil formulir ke partai lainnya, nunggu arahan tim seperti apa,” ujar pria yang menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Kepri itu.

Tahap selanjutnya, kata Jumaga tim akan mengembalikan formulir pendaftaran tersebut minggu depan. Sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan partai Hanura, paling tidak tiga hari selepas pengambilan berkas pendaftaran.

“Senin (9/12) depan kita rencanakan untuk pengembalian berkas pendaftaran bersama bakal calon Pak Soerya dan Pak Isdianto,” tegas Jumaga.

Jelasnya, pengambilan berkas pendaftaran di Hanura bukan tanpa sebab. Ada sejarah koalisi yang sudah terjalin dengan baik di berbagai pemilu sebelumnya. Sehingga, ini merupakan langkah bijak yang diambil PDI-P. Dengan harapan akan mendapatkan dukungan dan restu dari Hanura Kepri untuk berkoalisi.

“PDI Perjuangan dengan Hanura memiliki sejarah berkoalisi dalam beberapa kali Pemilu. Tercatat, sudah tiga kali berturut-turut selalu berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Sekalian minta restu dari Hanura untuk mengusung,” ucap Jumaga lagi.

Terpisah, Sekretaris Tim Penjaringan DPD Hanura Amri Isti Wahyudi mengatakan pihaknya selalu terbuka untuk menerima balon manapun yang berminat mengambil formulir pendaftaran di Hanura. Tim penjaringan telah membuka pendaftaran resmi sejak awal Desember kemarin.

“Kebijakan dari tim mengingat pengalaman yang sudah-sudah. Ada tambahan setiap 1 fomulir biaya administrasi Rp 15 juta. Diserahkan saat pengembalian berkas,” pungkasnya.(hbb)