Bisnis

Jaringan 5 G di Masa Depan, XL Uji Kualitas Jaringan Fiberisasi

Peserta swafoto usai mengikuti program “DigiRace Competition 2019”. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: XL Axiata menyelenggarakan program khusus “DigiRace Competition 2019”. Dengan mengundang para peserta dari kalangan pegiat media sosial independent yang intens memanfaatkan layanan data. XL Axiata berharap bisa menunjukkan secara langsung kepada masyarakat peningkatan kualitas jaringan data hasil dari fiberisasi.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan, salah satunya melalui proses fiberisasi yang saat ini masih terus kami laksanakan di berbagai wilayah terutama Palembang sebagai kota terbesar yang juga menjadi pusat berbagai aktivitas di provinsi tersebut,” ujar Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi dalam rilisnya, Sabtu (30/11).

Desy menjelaskan, secara teknis, fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan Base Transceiver Station (BTS) melalui jalur fiber, termasuk sekaligus melakukan regenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti antara lain mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi perangkat fiber.

“Ini langkah XL mempersiapkan jaringan 5G di masa depan,” terang dia. Sebagai teknologi jaringan tercanggih, 5G mampu menghadirkan kecepatan data yang tinggi, jumlah pemakai yang lebih banyak, dan delay atau latency yang rendah.

“Keunggulan teknologi ini hanya bisa didapatkan jika site atau BTS terkoneksi dengan fiber,” katanya.

Lanjut Desy, pihaknya telah melaksanakan program ini secara masif di seluruh wilayah Indonesia dalam 3 tahun terakhir. Di wilayah Sumatera Selatan, fiberisasi jaringan telah terlaksana antara lain di Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin, dan akan menyusul segera di kota/kabupaten lainnya.

Hingga saat ini, fiberisasi jaringan XL Axiata sudah terlaksana di semua ibukota provinsi dan kota-kota besar di Sumatera, terutama di kota atau area yang memang secara pertumbuhan data sudah memerlukan jaringan fiber. Target XL Axiata secara nasional, hingga akhir tahun 2019 nanti 50 persen BTS akan terhubung dengan jaringan fiber, dan akan terus ditingkatkan menjadi sekitar 60-70 persen pada akhir 2020.

Saat ini, fiberisasi sudah menjangkau lebih dari 40 persen BTS dengan sebagian mencakup wilayah Sumatera. Percepatan fiberisasi kini sedang dilakukan di wilayah luar Jawa mengingat pertumbuhan trafik data yang sangat pesat dalam setahun terakhir.

Head of Sales Greater Palembang-Bangka Belitung, Ferdinan Oktavian mengatakan, dengan mengundang para peserta dari kalangan pegiat media sosial independent yang intens memanfaatkan layanan data, XL Axiata berharap bisa menunjukkan secara langsung kepada masyarakat peningkatan kualitas jaringan data hasil dari fiberisasi.

Tantangan yang harus diselesaikan oleh peserta terdiri atas kuis dengan pertanyaan-pertanyaan melalui video streaming di aplikasi Youtube. Selain itu ada juga games yang memanfaatkan platform media sosial lainnya seperti Spotify, Instagram, dan Netflix. Jenis tantangannya meliputi aktivitas digital untuk menguji kualitas jaringan setelah dilakukan fiberisasi.

“Semua jenis tantangan mengharuskan peserta untuk mengakses layanan data dengan kapasitas besar seperti streaming, mengunduh, mengunggah, dan memainkan games,” jelasnya.

Dengan mengundang para tokoh yang memiliki pengaruh kuat di media sosial atau yang biasa disebut sebagai key opinion leader (KOL), XL Axiata sekaligus berusaha menunjukkan dan meyakinkan masyarakat luas bahwa upaya terus menerus akan dilakukan guna memenuhi ekspektasi pelanggan atas kualitas layanan data yang mampu mendukung aktivitas produktif mereka.

Ke-10 penggiat social media yang akan menjadi peserta “DigiRace Palembang 2019” adalah Sesa Eryka, Wiguna Wimma, Dian Soediri, Nick, Lia Damayanti, Ari Anggara, Yani Azziran, Gumilar Darmawan, Lisa Anggra dan Fadhlan. Selama di Palembang, mereka mengunjungi Segara Café, Kafe Area 51, Warung Pindang Mbak Dal, Rumah Makan Wong Palembang, Gelora Sriwijaya Stadium, Pempek 888 Taman Kenten, South Station Resto, dan Awarding Night di Kampung Kapitan.

Sebelumnya, kegiatan yang sama telah sukses digelar di 5 kota besar yakni, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Makassar dan Medan pada Maret 2019 dengan diikuti oleh 50 peserta di masing-masing kota dan berhasil mencapai 3.5 juta orang lewat berbagai media sosial dan kanal digital.

Diharapkan dengan dilanjutkannya kegiatan ini dapat memberikan lebih banyak masukan sebagai acuan untuk terus melakukan perbaikan dalam rangka menjaga kualitas layanan XL Axiata di masa mendatang. Sementara untuk di Kepri, khususnya Batam, fiberisasi jaringan masih next plan.(cnk)