Kriminal

Secure Parking di RS Santa Elisabeth, Elak Bertanggung Jawab

Rumah Sakit Santa Elisabeth yang memakai jasa parkir berbayar secure parking.(Posmetro.co/qul)

BATAM, POSMETRO.CO: Terkait hilangnya helm di Rumah Sakit Santa Elisabeth, Batam Kota, Senin (11/11) sekitar pukul 17 WIB, pihak Secure Parking, Elsa memberikan jawaban yang mengecewakan bagi korban.

Selasa (12/11) siang Elsa mengatakan, hilangnya helm di area PT Securindo Packatama Indonesia (Secure Parking) bukan tanggung jawab Secure Parking. Alasannya karena pihaknya sudah membuat spanduk imbauan agar pemotor agar berhati-hati terhadap barang berharga termasuk helm.

“Kata atasan saya tak ada ganti rugi, karena kami sudah memasang spanduk,” kata Elsa.

Mendengar jawaban tersebut korban sangat kecewa. Dia menganggap Secure Parking lepas tanggung jawab dengan hanya bermodal spanduk imbauan. Padahal, sistem perparkiran yang ada di rumah sakit tersebut merupakan parkir berbayar. Seharusnya pengelola parkir menjamin keamanan konsumennya.

“Jangan mau untungnya saja. Kalau gratis bolehlah mengelak. Ini bayar lo,” ujar Qori dengan nada kecewa.

Dia juga tak terima karena dianggap tak melihat spanduk yang berisi imbauan tersebut. Menurut Qori, tak semua orang bisa melihat spanduk yang dipasang di tembok pagar rumah sakit tersebut. Apalagi orang yang datang ke rumah sakit bukannya ingin senang-senang. Bahkan banyak yang datang terburu-buru.

“Orang ke rumah sakit itu datang penuh dengan kekhawatiran. Kalau sudah panik orang mana peduli lagi narok helmnya dimana,” ungkapnya. Dia pun berencana melaporkan hal tersebut pada pihak kepolisian.(qul)