Batam

Perbaikan Jalan Proyek IPAL Mulai Dikerjakan

Pihak BP Batam mengecor jalan yang terkena proyek Instalasi Pembangunan Air Limbah (IPAL), di Perumahan Legenda Bali, Batamcentre. (Posmetro.co/ist)
BATAM, POSMETRO.CO: Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan pengecoran jalan yang terkena proyek Instalasi Pembangunan Air Limbah (IPAL), salah satunya di Perumahan Legenda Bali, Batamcentre.
Proyek pengerjaan pipa mulai dilaksanakan pada awal Agustus 2017 lalu. Dan progres total untuk pekerjaan pemasangan pipa, instalasi, stasiun pompa, dan sambungan rumah sampai Oktober 2019 sudah mencapai 76,4 persen.
“Di beberapa tempat juga sudah mulai selesai. Bahkan, di jalan-jalan besar dan perumahan,” jelas Kepala Bidang Pengelolaan Limbah BP Batam, Iyus Rusmana, baru-baru ini.
Sebelumnya, kata Iyus pengerjaan ini dikeluhkan masyarakat yang tinggal di perumahan tersebut. Dikarenakan terdapat bekas pembongkaran proyek IPAL dan ada galian yang belum dilakukan pengecoran jalan kembali.
“Kita langsung laporkan ke Kepala BP Batam. Pak Rudi meminta untuk segera ditindaklanjuti dan mengantisipasi seluruh keluhan masyarakat,” paparnya
Maka dari itu pihaknya mengundang seluruh stakeholder, di antaranya kontraktor utama Hansol, konsultan, subkontraktor, RT, RW, Lurah, Camat dan perwakilan warga dalam waktu dekat.
Pengerjaan IPAL di Legenda Bali yang telah dilakukan selama 4 bulan lalu mengalami kendala karena kondisi tanah yang labil dan banyak terjadi longsor. Saat ini pipa yang telah terpasang kedalaman 2 hingg 4 meter dan sedang dilakukan penutupan kembali.
“Beberapa bagian yang dikeluhkan masyarakat sudah dikerjakan dan telah dicor. Kami melakukan pemadatan jalan, kemudian dicor, dan dilakukan pengaspalan di jalan tersebut,” terang Iyus Rusmana.
Sementara, untuk tempat yang belum selesai, Kamis (7/11) kemarin telah dilakukan pengecoran mencapai 12 kubik. Sedangkan area yang masih belum sekitar 4 kubik diselesaikan, Jumat (8/11). Ditargetkan, proyek IPAL secara keseluruhan akan selesai Desember 2020 mendatang.
“Pengerjaan proyek besar pasti ada masukan dan keluhan dari masyarakat. Namun, kami tidak antipati terhadap keluhan tersebut. Keluhan masyarakat merupakan bagian dari indikator kinerja buat subkontraktor. Kami selalu mengevaluasi pekerjaan subkontraktor,” ucapnya.(*/hbb)