Politik

Fauzi Bahar Menuju Kepri 2: Kalau Tak jadi Pendamping, jadi Timsesnya Pak Rudi Saja

Fauzi Bahar menyerahkan formulir pendaftaran Calon Wakil Gubernur Kepri di Sekretariat DPW Partai Nasdem Provinsi Kepri, Komplek Ruko Accelence Blok A 15, Pasir Putih, Batamcentre, Senin (4/11). (Posmetro.co/cnk)
BATAM, POSMETRO.CO: Fauzi Bahar, mantan Walikota Padang terlihat gagah mengenakan pakaian adat Minang Kabau. Sambil menggenggam tongkat, Fauzi Bahar diarak oleh masyarakat Minang di Kepri menuju Sekretariat DPW Partai Nasdem Provinsi Kepri, Komplek Ruko Accelence Blok A 15, Pasir Putih, Batamcentre, Senin (4/11). Bersama rombongan, Fauzi datang menyerahkan formulir pendaftaran Calon Wakil Gubernur Kepri.
Fauzi Bahar menegaskan, dirinya siap berpasangan dengan Muhammad Rudi, yang kini menjabat sebagai Wali Kota Batam.
“Semuanya akan saya curahkan. Tapi satu, agar pikiran tak terpecah belah saya berpasangan dengan Pak Rudi,” ujar Fauzi Bahar usai mengantar formulir penjaringan itu.
Fauzi menegaskan, tidak main-main dalam kontes politik ini. Komunikasi politiknya saat ini sudah berjalan baik dengan partai politik lainnya, seperti Hanura, Gerindra dan Golkar.
Jika nantinya diputuskan dirinya tidak jadi pendamping Rudi, Fauzi mengaku, akan menjadi pendukung saja.
“Saya di sini tidak ingin coba-coba. Saya memang ingin mencurahkan kekuatan logistik dan pemikiran agar tak bercabang-cabang. Kalau tak jadi berdampingan, saya jadi timsesnya Pak Rudi saja,” tegasnya.
Fauzi Bahar tertarik dengan Kepri karena 95 persennya lautan. Sebetulnya Kepri Sangat beruntung memiliki lautan yang sangat luas.
“Laut merupakan potensi yang besar. Di Jepang yang kaya nelayannya,” kata Fauzi Bahar menyinggung salah satu visi misinya sebagai orang calon nomor 2 di Kepri.
Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Partai Nasdem Provinsi Kepri, Wan El Khenz mengatakan, jika saat ini beberapa nama telah mengembalikan formulir penjaringan, baik untuk calon Gubernur Kepri maupun Calon Wali Kota Batam.
“Ada beberapa nama. Sebelum Pak Fauzi Bahar, ada Pak Ansar Ahmad dari Golkar,” kata Wan El Khenz.
Mengenai ketertarikan Fauzi Bahar untuk berpasangan dengan Rudi, Wan El Khenz menjelaskan itu semua kewenangan pengurus DPP Partai Nasdem.
“Itu kewenangan DPP. Dan memang pengembalian formulir itu terakhir tanggal 6 November 2019 nanti,” sambungnya.
Untuk Muhammad Rudi sendiri menurutnya baru akan mengembalikan formulir penjaringan pada hari Rabu (6/11) nanti. Sejauh ini, Rudi baru hanya mengambil formulir penjaringan dan masih belum mengembalikannya.(cnk)