Batam

Digusur, Pedagang Pasar Induk Jodoh Beri Perlawanan

Kios para pedagang di samping Pasar Induk Jodoh sudah rata dengan tanah. (Posmetro.co/hbb)

BATAM, POSMETRO.CO: Tak terima digusur, ratusan pedagang melakukan perlawanan saat penertiban Pasar Induk Jodoh oleh tim gabungan, Rabu (30/10). Eksekusi diwarni dengan kerincuhan aksi blokir jalan masuk ke pasar sempat terjadi.

Bahkan pedagang menghadang petugas yang hendak membongkar bangunannya. Aksi lempar batu juga tak terelakkan. Pedagang juga membakar ban bekas sebagai penolakkan penertiban.

“Tidak berperikemanusiaan. SP1 dan SP 2 masih kami diamkan. Semalam dari Polres datang kami minta audiensi jumpa Walikota tak didengarkan,” teriak seorang pedagang.

Bukan itu saja, sebagian pedagang merasa keberatan bangunannya dibongkar. Mereka mengaku tidak pernah menerima Surat Pemberitahuan (SP) untuk mengosongkan kiosnya. Sempat terjadi perdebatan antara beberapa pedagang dan petugas di lapangan.

“Kasih kami kesempatan untuk memindahkan barang. Kami merasa belum menerima SP. Kemana bapak kasihnya? terus kami direlokasikan kemana?,” tanya seorang pedagang.(hbb)