Karimun

Kunci Motor yang Dipakai Khairunisa Belum Ditemukan

Keluarga mendiang Khairunisa saat berada di ruang jenazah. (Posmetro.co/ria)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Kematian Khairunisa hingga kini masih menyisakan misteri. Gadis berusia 15 tahun yang baru tamat MTS Yaspika itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dan hanya tinggal tulang belulang.

Ia ditemukan pada Jumat (26/10) sekitar pukul 07.30 WIB di semak-semak di Kampung Tengah, Kelurahan Lubuk Semut, Kecamatan Karimun.

Identitasnya diketahui dari baju, celana, sandal, tas dan barang-barang di dalam tasnya yang dipastikan merupakan milik korban.
Keluarga mendiang memastikan tengkorak itu adalah Khairunisa.

Mantan Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik yang sempat menangani kasus membenarkan identitas korban bernama Khairunisa.

“Gadis yang sempat dilaporkan hilang lima bulan lalu itu, identitasnya dikuatkan dari barang-barang, pakaian dan gigi korban yang masih dikenali keluarganya,” terang Lulik di akhir masa jabatanya usai menyerahkan komandonya kepada Kasat Reskrim yang baru AKP Herie Pramono Sik pada Senin (28/10).

Sementara dari barang-barang dan pakaian korban yang ditemukan, polisi saat itu tidak menemui bra dan celana dalam korban. Namun diduga barang tersebut tidak ditemukan dimungkinkan bisa dibawa binatang atau hal lainnya.

“Memang tidak kita temukan, mungkin dibawa binatang atau bisa lainnya. Karena sejumlah tulang lainnya juga ada yang tidak ditemukan seperti kaki dan tangan atau jari-jari,” papar Lulik.

Kemudian polisi juga menyatakan, dalam penemuan korban tidak ditemukan kunci motor yang sempat digunakan korban. Namun korban dikuatkan saat itu meninggalkan motornya dengan stang terkunci dan berjalan sendirian.

“Kunci motor belum kita temukan, namun dari rekaman CCTv di sekitar, sempat ada rekaman usai mengunci stang sepeda motor yang digunakan, korban berjalan sendiri meninggalkan sepeda motor tersebut,” lanjutnya.

Terkait kasus ini, seiring mutasi dirinya yang sudah digelar, Lulik menyerahkan penyelidikan lanjutan kasus ini kepada penggantinya.

“Kasat reskim yang baru akan melanjutkan dan mendalami kasus ini,” ucapnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Karimun yang baru AKP Herie Purnomo SIK, mengatakan, ia akan menindaklanjuti perkara yang ada di Polres Karimun.

“Akan ditindak lanjuti segera perkara yang ada di Polres Karimun. Kita bicara dengan data, dan saya bekerja dengan rencana,” ujar AKP Herier Purnomo SIK, yang tiga kali telah menjabat kasat Reskrim yakni di Kuningan, Mamuju dan Karimun.(ria)