Batam

Batam Marching Band Championship 2019 Diikuti 3 Daerah di Kepri

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Hendriana Gustini dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Batam Yusfa Hendri mengangkat piala Marching Band Championship 2019. (posmetro.co/cnk)
BATAM, POSMETRO.CO: Sebanyak 47 tim mengikuti event Batam Marching Band Championship 2019 ke 2. Pesertanya tidak hanya Batam, juga berasal dari beberapa daerah, seperti Lingga, Tanjungpinang dan Bintan. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Hendriana Gustini, mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk memasyarakatkan Marching Band kepada masyarakat.
“Juga menimbulkan minat dari kegiatan ini supaya terprogram dan membuat prestasi yang hebat,” kata Hendriana, Kamis (10/10).
Hendriana menyebut, tahun ini jumlah peserta yang mengikuti kejuaraan ini lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun lalu.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Batam, Yusfa Hendri mengatakan, kegiatan ini kali pertama. Sementara tahun sebelumnya diberikan nama Nongsa.
“Semoga yang ketiga namanya bisa Internasional sehingga bisa mendatangkan peserta-peserta dari luar negeri,” harap Yusfa yang membuka event Batam Marching Band Championship 2019 ke 2 di Dataran Engku Putri, Batamcentre.
Tujuannya agar upaya yang dilakukan oleh Wali Kota Batam untuk menjadikan Batam sebagai destinasi wisata dapat terwujud.
“Semua elemen masyarakat Kota Batam bisa mendorong untuk melakukan berbagai kegiatan kreativitas dan inovasi yang dapat mendorong dan mewujudkan Batam sebagai bandar dunia madani dan modern,” harapnya.
Marching Band, kata Yusfa, sudah merupakan salah satu cabang yang diperlombakan di Pekan Olahraga Nasional (PON) setiap tahunnya. Sementara di Pekan Olahraga Kota sudah di perlombakan tetapi di Pekan Olahraga Provinsi belum.
Pihaknya mendorong supaya Marching Band ini menjadi salah satu cabang olahraga yang ditampilkan di provinsi. Sementara itu, Ketua Umum Koni Kota Batam, Iskandar Alamsyah mengapresiasi Dispora kota Batam. Pasalnya event Marching Band ini baru ikut di Porkot.
“Sementara provinsi belum. Semoga bisa masuk dari korwil atau PON sehingga ada kontingen kita keluar dari Kepri,” harap Iskandar.
Di lapangan terlihat peserta saling beradu menampilkan atraksi Marching Bandnya. Dewan juri mengumumkan pemenang usai penampilan mereka. Dan peserta yang gugur sekali masih bisa tampil lagi.(cnk)