Lingga

Jalankan Pola Hidup Sehat, Angka DBD di Lingga Turun

Kasi Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) DKPPKB Kabupaten Lingga, Adhe Permana Putra. (posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Tingginya kesadaran dan partisipasi masyarakat Lingga dalam pola hidup sehat, membawa Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Lingga berhasil menekan kasus demam berdarah dengue (DBD) tahun 2019.

Atas kesadaran masyarakat dalam pola hidup sehat tak terlepas dari peran petugas dinas kesehatan, dalam menjalankan program serta sosialisasi di setiap Puskesmas sampai ke postu-postu yang menyebar di wilayah Kabupaten Lingga.

Berdasarkan data yang diperoleh dinas tahun 2018 lalu ditemukan sebanyak 122 kasus penyakit malaria sementara dari Januari hingga September 2019 ditemukan hanya 11 kasus malaria di Kabupaten Lingga.

Sedangkan dari 11 kasus tersebut, yang positif terserang penyakit berbahaya itu di usia 1-4 tahun ada 1 orang, 5-9 tahun 1 orang, 15-64 tahun 8 orang dan dibatas 64 tahun 1 orang dengan jenis parasit Pf 6 orang, Pv 4 dan Mix 1 orang.

Kasi Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) DKPPKB Kabupaten Lingga, Adhe Permana Putra mengatakan, penyakit malaria untuk di Kabupaten Lingga selama Januari – September 2019 mengalami penurunan yang cukup drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Adhe mengaku, keberhasilan tersebut tentunya tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam mengatur pola perilaku hidup sehat, dimana masyarakat selalu melakukan pembersihan sarang nyamuk dengan bergotong royong serta, tidak menumpuk barang-barang bekas, sehingga angka tersebut menurun drastis.

“Melalui sosialisasi yang di program DKPPKB dengan masing-masing Puskesmas di kecamatan dari Puskesmas terus ke postu-postu masing-masing desa. Alhamdulillah kesadaran itu ada sampai menurunnya angka DBD di Kabupaten Lingga,” terang Adhe.

Katanya lagi, pihaknya akan terus berupaya menekan kasus malaria di Kabupaten Lingga agar tidak ada peningkatan lagi. Yang semua itu tidak terlepas pula atas kesadaran masyarakat itu sendiri dalam pola hidup bersih dan sehat.

“Kita berharap masyarakat ikut serta, terus melakukan pola hidup bersih sehingga kasus ini bisa ditekan. Dulunya tingkat kesadaran masyarakat kita rendah, sekarang sudah menuai hasil setelah menjalankan program-program yang disusun oleh Pemkab Lingga melalui DKPPKB,” imbuhnya.

Pengakuannya, di bulan-bulan berikutnya diharapkan tidak ada temukan lagi kasus malaria, sedangkan pihaknya ke depan akan terus berupaya menekan angka kasus malaria di Kabupaten Lingga.

Lagi-lagi dia menghimbau pada masyarakat di Kabupaten Lingga diharapkan untuk dapat terus memelihara pola perilaku hidup bersih dengan tetap menjaga lingkungan, sehingga terhindar dari berbagai penyakit.

“Menurunnya karena antusias masyarakat kita untuk hidup bersih dan sehat. Ke depannya kami dari seksi P2M juga akan mempersiapkan kegiatan eliminasi penyakit malaria di Kabupaten Lingga,” pungkasnya.(mrs)